Rabu, 03 April 2013

KESIMPULAN DAN SARAN TENTANG ISPA


Kesimpulan 

Berdasarkan hasil penelitian faktor resiko terjadinya ISPA pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Salam Babaris secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa faktor resiko terjadinya ISPA tergolong sedang. Faktor resiko ISPA secara rinci diantaranya adalah : 

Faktor umur balita yang mederita ISPA tertinggi yaitu pada klasifikasi umur 1-12 bulan dengan jumlah 13 orang ( 43 %). 

Faktor jenis kelamin balita yang menderita ISPA tertinggi adalah jenis kelamin laki-laki sebanyak 19 0rang (63 %). 

Faktor pendidikan orang tua yang memiliki balita menderita ISPA sebanyak 15 orang (50 %) adalah dengan latar belakang SD. 

Faktor perilaku orang tua yang memiliki balita menderita ISPA di wilayah kerja Puskesmas Salam Babaris yaitu dengan katagori perilaku kurang sebanyak 6 orang (20%), dan dengan katagori perilaku sedang sebanyak 16 orang (53 %). 

. Faktor sosial ekonomi keluarga yang memiliki balita yang menderita ISPA di wilayah kerja Puskesmas Salam Babaris adalah tergolong sedang yaitu sejumlah 18 orang (60 %). 

Faktor resiko ISPA yang lain seperti status imunisasi, status gizi, pemberian ASI, lingkungan ternyata bukan merupakan faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Salam Babaris. 



Saran 

Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat dikemukakan saran : 

1. Pihak Puskesmas 

Diharapkan pihak puskesmas lebih meningkatkan penyuluhan tentang penyakit ISPA minimal 1 bulan sekali dan pelaksanaannya secara berkesinambungan. 

2. Pihak Orangtua 

Diharapkan kepada orangtua khususnya yang mempunyai balita yang menderita ISPA dan orangtua yang mempunyai balita yang tidak terkena ISPA pada umumnya agar dapat meningkatkan upaya untuk pencegahan penyakit ISPA dan memiliki kesadaran dan motivasi untuk ikut berperan aktif dalam mengatasi faktor yang mengganggu kesehatan yang ada di lingkungan sekitar, serta membiasakan semua anggota keluarganya untuk berprilaku hidup bersih dan sehat. 

3. Pihak Peneliti 

Penelitian ini hanya melihat gambaran tentang faktor resiko terjadinya ISPA pada balita, diiharapkan pada penelitian selanjutnya maka perlu diteliti mengenai hubungan faktor resiko ISPA terhadap kejadian ISPA pada balita. 

ads

Ditulis Oleh : Dermon Siahaan Hari: 19.51 Kategori:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar