PADI
(Oryza sativa
L.)
Suku : Poaceae (Gramineae)
Nama
Sinonim : -
Nama Daerah
Jawa : pare, pantun,
pari, padi.
Nusa Tenggara : padi,
pantu, pantun, pade, pare, fare, pari, pane, pare ui, hade aik, ale.
Sulawesi : ame, eme,
pai, pae’, bai, ase.
Maluku : wanat,
fasa, alai, ara, fala, hala, ala hutu, ala utu, ala utut, alae tuwa, hala,
pinge, pinye, samasi, bira.
Kalimantan : pare, kekai,
parei, bani, parai, parei, pari.
Sumatera : pade, rom,
r. pedeh, page, eme, ome, banih, padi, pai, pari, pagri.
Nama Asing
Reis (Jerman), riz (Perancis),
riyst (Belanda), rice (Inggris).
Nama Simplisia
Oryzae Semen (biji, beras),
Oryzae Fructus Germinatus (selaput biji), Oryzae Radix (akar padi).
Uraian Tumbuhan
Padi banyak varietasnya yang
ditanam di sawah dan di ladang, sampai ketinggian 1.200 m dpl. Tanaman semak
semusim ini berbatang basah, tingginya 50 cm – 1,5 m. Batang tegak, lunak,
berongga, kasar, warna hijau. Daun tunggal berbentuk pita yang panjangnya 15-30
cm, lebar mencapai 2 cm, perabaan kasar, ujung runcing, tepi rata, berpelepah,
pertulangan sejajar, hijau. Bunga majemuk berbentuk malai. Buahnya buah batu,
terjurai pada tangkai, warna hijau, setelah tua menjadi kuning. Biji keras,
bulat telur, putih atau merah.
Butir-butir padi yang sudah lepas
dari tangkainya disebut gabah, dan yang sudah dibuang kulit luarnya disebut
beras. Bila beras ini dimasak, maka namanya nasi, yang merupakan bahan makanan
utama bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Umumnya beras berwarna putih,
walaupun ada beras yang warnanya merah. Tangkai butir padi setelah dirontokkan
gabahnya dan dijemur sampai kering, disebut merang.
Padi yang termasuk keluarga
rumput-rumputan ini ditanam dari bijinya secara langsung atau melalui
persemaian dahulu.
Sifat dan Khasiat
Akar bersifat hangat dan manis.
Berkhasiat menghilangkan keringat, membunuh cacing (anthelmentik), dan sebagai
penawar racun. Selaput biji (kulit ari) bersifat manis, netral, serta masuk
meridian limpa dan lambung. Berkhasiat memelihara lambung, memperkuat limpa,
meningkatkan nafsu makan, dan antineuritis. Pati beras berkhasiat sebagai
pelembut kulit, peluruh kencing, dan pendingin.
Kandungan Kimia
Biji mengandung karbohidrat,
dextrin, arabanoxylan, xylan, phytin, glutelin, enzim (phytase, lypase,
diastase), dan vitamin B1.
Bagian yang Digunakan
Selaput biji, tangkai, dan akar
Selaput biji dijemur sampai kering.
Indikasi
Selaput biji (Gu ya) berkhasiat
untuk mengatasi:
lambung dan limpa lemah,
tidak nafsu makan,
gangguan pencernaan,
rasa penuh di dada dan perut,
beri-beri,
tangan dan kaki rasa kesemutan,
baal.
Tangkai buah (merang) berkhasiat
untuk mengatasi:
rambut kotor,
keguguran.
Biji (beras) berkhasiat untuk
mengatasi:
demam,
diare,
gondongan,
rematik, keseleo,
radang payudara, radang kulit,
bisul.
Akar (No tao ken) berkhasiat
untuk mengatasi:
keringat berlebihan, berkeringat
spontan,
filariasis.
Cara Pemakaian
Selaput biji (bekatul) sebanyak
10-15 g atau akar 15-20 g direbus, lalu airnya diminum. Untuk pemakaian luar,
beras digiling halus bersama bahan lain, untuk pemakaian setempat. Merang
dibakar, lalu tambahkan air. Campuran ini baik untuk mencuci rambut.
Contoh Pemakaian
Diare
Segenggam beras merah disangrai
sampai kuning, lalu digiling halus. Seduh dengan air panas sambil diaduk
merata, sampai menjadi kuah kental. Ramuan yang disebut air tajin ini lalu
ditambahkan sedikit garam. Setelah dingin siap untuk diminum. Lakukan 2-3 kali
sehari.
Pencuci Rambut
Sebanyak 2 ikat tangkai buah
kering (merang) dimasukkan ke dalam panci atau bejana dari tanah liat. Kemudian
merang dibakar sampai semuanya hangus menjadi abu. Tambahkan 1 liter air, lalu
embunkan di udara terbuka semalaman. Ambil air yang bening untuk keramas.
Selesai keramas, bilas dengan air perasan 1 buah jeruk purut yang telah masak
dan diencerkan dengan 2 gelas air. Kemudian rambut dikeringkan
(diangin-anginkan). Lakukan 3 kali
seminggu.
Gondongan
Ambil sekepal nasi panas, urutkan
pada bagian pipi yang bengkak.
Rematik
Sediakan beras merah 1 sendok,
lempuyung sepanjang ½ jari tangan, dan cabai rawit 3 buah. Semua bahan tersebut
setelah dicuci bersih lalu ditumbuk sampai menjadi seperti bubur. Balurkan ke
tempat yang sakit.
Mematangkan bisul
Untuk bisul yang besar dan keras
dikompres dengan bubur nasi.
Beri-beri
Siapkan bekatul beras merah
sebanyak 3 sendok makan lalu seduh dengan 100 cc susu sapi sambil diaduk
merata. Minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari.
Belum ada tanggapan untuk "Kasiat Tanaman Padi"
Posting Komentar