Melancarkan Air Seni
Ramuan:
Herba Meninan segar 5 tanaman
Daun Kumis Kucing segar 15 helai
Air 110 ml
Cara pembuatan:
Dibuat infus.
Cara peinakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Bisul Mata (Timbilen)
Ramuan:
Herba Meniran segar 9 tanaman
Air 100 ml
Cara pembuatan:
Dibuat infus.
Cara pemakaian:
Beningan yang diperoleh, selagi hangat, digunakan untuk mencuci mata. Ramuan
harus dibuat baru dan diperhatikan kebersihan bahan dan peralatan yang dipakai.
Catatan
Filantina beracun terhadap susunan saraf pusat.
MENTIMUN
Cucumis sativus L.
Familia
Cucurbitaceae.
Uraian Tanaman
Tanaman menjalar atau memanjat. Batang berbulu halus, panjang sampai 3 meter.
Daun berbentuk lekuk tangan. Bunga berwarna kuning. Buah berbentuk bulat
panjang, banyak mengandung air.
Bagian yang Digunakan
Daun, buah, dan biji.
Nama Simplisia
Cucumidis Folium; Daun Mentimun.
Cucumidis Semen; Biji Mentimun.
Sifat Khas
Tidak berasa dan mendinginkan.
Kandungan Kimia
Daun : Kukurbitasin C dan stigmasterol.
Biji : Minyak lemak, saponin, tritenpen,
dan kanotena.
Khasiat
Hipotensif dan diuretik.
Kegunaan
Buah segar:
1. Batu ginjal.
2. Disentri.
3. Sariawan.
4. Tekanan darah tinggi.
5. Tipus.
6. Luka bakar (obat luar).
7. Penyejuk kulit (obat luan).
8. Sakit kulit (obat luar).
Kulit : Bercak-bencak
pada kulit.
Daun : Pencernaan tidak baik.
Akar:
1. Beri-beri.
2. Kencing sedikit.
Biji: Obat cacing
(pita, gelang, dan keremi).
RAMUAN DAN TAKARAN
Batu Ginjal
Biji Mentimun baik untuk penderita batu ginjal.
Bercak-bercak pada
Kulit (karena Sinar Matahari) Gosok bercak-bercak tersebut dengan kulit
Mentimun..
Demam dan Melancarkan
Air Seni
Dikompres dengan parutan buah Mentimun, terutama pada bagian perut.
Sariawan, Tipus dan
Tekanan Darah Tinggi
Ramuan:
Buah Mentimun 9 buah.
Cara pembuatan:
Dipipis atau diparut dan diperas.
Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 1 ramuan, hindari getah kulitnya.
Lama pengobatan:
Diulang selama 30 hari.
MINDI KECIL
Melia azedarach L.
Familia
Meliaceae.
Uraian Tanaman
Pohon, tinggi 20-30 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, warna putih kotor.
Daun majemuk, panjang 20-60 cm, anak daun elip, panjang 3-9 cm, lebar 15-30 mm,
tepi bergerigi, ujung dan pangkal runcing, berwarna hijau. Bunga majemuk,
bentuk malai, di ketiak daun, mahkota lima berwarna ungu. Buah batu, berwarna
cokelat kekuningan. Biji bulat, berwarna putih.
Bagian yang Digunakan
Daun, kulit kayu, dan akar.
Nama Simplisia
Meliae Folium; Daun Mindi Kecil.
Meliae Cortex; Kulit kayu Mindi Kecil.
Sifat khas
Pahit, mendinginkan, dan beracun.
Kandungan Kimia
Daun:
Alkaloid paraisina, zatpahit, saponin, flavonoida, tanin, stenoida, dan
kaemfenol.
Kulit kayu:
Alkaloid margosina, nieldenmn, nimbin, nimbinin, sendanin, okhinin, okhininal,
sikloeukalenol, sendanolakton, melianodiol, minyak atsini, dan zat samak.
Khasiat
Antelmintik, antipiretik, analgesik, dan antipruritik.
Kegunaan
Daun dan kulit kayu:
I. Eksem (obat luar).
2. Gatal (obat luan).
3. Kudis (obat luar).
Kulit akar:
I. Obat cacing (bahan segar).
2. Kudis (obat luar).
Peringatan
Pengobatan dengan simplisia ini, terutama untuk pengobatan dalam, sebaiknya di
bawah pengawasan dokter. Penggunaan daun dan buah untuk pengobatan dalam tidak
dianjurkan. Tumbuhan sangat beracun. Tanda-tanda keracunan adalah sakit kepala,
mual, sakit perut. Pengobatan pertama pada keracunan ini dilakukan dengan
memberi air gula atau madu, dapat juga diberi obat pemuntah.
MONDOKAKI
Tabernaemontana divaricata (jack.) R.Br.
Sinonim
Tabernaemontana coronaria Willd.
Ervatamia divaricata (L.) Alst.
Ervatamia coronaria (Jack.) Stapf.
Nerium coronarium L.
Familia
Apocynaceae.
Uraian Tanaman
Perdu, tegak, tinggi 0,5-1,5 meter. Batang bulat, berkayu, bercabang, berwarna
hijau kotor. Daun tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata,
bertangkai panjang 5-11 cm, lebar 1,5-4 cm, tulang menyirip, berwarna hijau.
Bunga tunggal, bertangkai, di ketiak daun, bulat telur, berwarna putih. Buah
kotak, bulat panjang, berbulu. Biji berdaging, panjang 3-7 cm, berwarna merah.
Bagian yang Digunakan Akar, kulit kayu, dan
daun.
Nama Simplisia
Tabernaemontanae Radix; Akar Mondokaki.
Kandungan Kimia
Akar dan kulit kayu:
Tabernaemontanin, korin, kortin, koronarin, koronaridin, koronandin, lupeol,
vobasin, dan amirin.
Khasiat
Ekspektoran.
Kegunaan
Akar:
1. Batu ginjal.
2. Demam.
3. Disentri.
4. Menceret.
5. Obat cacing.
6. Rematik (nyeri pinggang).
7. Sakit perut.
RAMUAN DAN TAKARAN
Sakit Perut
Ramuan:
Akar Mondokaki 10 gram
Air 110 ml
Cara pembuatan:
Dibuat infus atau diseduh.
Cara pemakaian:
Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 50 ml.
Lama pengobatan:
Diulang selama 4 hari.
MUNGSI
Carum copticum (L.) Benth..
Familia
Apiaceae (Umbelliferae).
Uraian Tanaman
Terna, tumbuh tegak, tinggi 40 cm sampai 60 cm. Daun majemuk menyirip dengan
anak daun kecil berbentuk garis. Perbungaan berbentuk payung yang keluar di
ujung cabang, bunga berwarna putih. Buah
berbentuk jorong, beralur, berambut halus.
Bagian yang,Digunakan
Biji.
Nama Simplisia
Coptici Semen; Biji Mungsi.
Kandungan Kimia
Minyak atsiri (timol).
Khasiat
Karminatif, stimulan, antispasmodik, dan antiseptik.
Kegunaan
1. Angina.
2. Batuk.
3. Disentri.
4. Haid tidak teratur.
5. Maag.
6. Sakit kuning.
7. Sakit perut.
8. Tonik.
RAMUAN DAN TAKARAN
t:14J�'<�C0�=FI style='font-size:8.5pt;font-family:
"Arial","sans-serif";color:#4C4C4C;mso-ansi-language:FI'>Nama Simplisia
Phyllanthi Herba; Herba Meniran.
Sifat khas
Tidak berasa dan menetralkan.
Kandungan Kimia
Filantina, hipofilantina, dan garam kalium.
Khasiat
Diuretik, ekspektoran, dan emenagog.
Kegunaan
1. Air seni berdarah. 2. Batu ginjal. 3. Haid tidak teratur. 4. Menceret. 5.
Melancarkan air seni. 6. Mulas. 7. Sakit kuning. 8. Timbilen (obat luar).
RAMUAN DAN TAKARAN
Air Seni Berdarah
Ramuan:
Herba Meniran segar 9 tanaman
Rimpang Temu Lawak 3 keping
Daun Blustru segar 6 helai
Air 110 ml
Cara pembuatan:
Dibuat infus.
Cara pemakaian:
Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Lama pengobatan:
Diulang selama 3 hari.
Belum ada tanggapan untuk "Melancarkan Air Seni"
Posting Komentar