Perubahan tingkat oksidasi (bilangan).Salah satu ciri kunci dari kimia logam transisi adalah bermacam macamnya tingkat oksidasi (bilangan oksidasi) yang dapat ditunjukkan oleh logam. Sesuatu angapan yang salah, untuk memberikan kesan bahwa hanya logam transisi saja yang memiliki perubahan tingkat oksidasi. Sebagai contoh, unsur-unsur seperti belerang dan klor memiliki bermacam-macam tingkat oksidasi pada persenyawaannya – dan sudah sangat jelas bahwa belerang dan klor tidak termasuk logam transisi.
Akan tetapi, perubahan ini tidak sebanyak pada logam selain unsur-unsur
transisi. Logam yang dikenal yang berasal dari grup utama tabel periodik, hanya
timbal dan timah saja yang menunjukkan perubahan tingkat oksidasi sampai
tingkat tertentu.
Contoh perubahan tingkat oksidasi dalam logam-logam transisi
Besi
Besi pada umumnya memiliki dua tingkat oksidasi (+2 dan +3) dalam bentuk,
sebagai contoh, Fe2+ dan Fe3+. Besi juga dapat memiliki
bilangan oksidasi +6 pada ion ferat(VI), FeO42-..
Mangan
Mangan memiliki tingkat oksidasi yang bermacam-macam pada persenyawaannya.
Sebagai contoh:
+2
|
in Mn2+
|
+3
|
in Mn2O3
|
+4
|
in MnO2
|
+6
|
in MnO42-
|
+7
|
in MnO4-
|
Contoh-contoh yang lain
Kamu dapat menemukan contoh-contoh di atas dan contoh- contoh yang lain dengan
lebih mendalam jika kamu mengeksplor sifat kimia dari masing-masing logam pada
menu logam transisi. Menu tersebut merupakan sambungan dari menu ini yang
terletak pada bagian bawah halaman ini.
Keterangan tentang perubahan tingkat oksidasi pada logam transisi
Perhatikan bentuk ion sederhana seperti Fe2+ dan Fe3+
Ketika logam membentuk senyawa ionik, rumus senyawa yang dihasilkan tergantung
pada proses energetika. Secara keseluruhan, senyawa yang terbentuk merupakan
suatu senyawa yang paling banyak melepaskan energi. Lebih banyak energi yang
dilepaskan, senyawa lebih stabil.
Terdapat beberapa pengertian mengenai istilah energi, tetapi kuncinya adalah:
- Jumlah
energi yang diperlukan untuk mengionisasi logam (penjumlahan berbagai
energi ionisasi).
- Jumlah
energi yang dilepaskan ketika terjadi pembentukan senyawa. Jumlah energi
ini merupakan salah satu dari entalpi kisi jika kamu berfikir tentang
padatan, atau entalpi hidrasi ion jika kamu berfikir tentang larutan.
Ion yang
bermuatan lebih tinggi, kamu memiliki lebih banyak elektron untuk dihilangkan
dan lebih banyak energi ionisasi yang kamu perlukan.
Tetapi pada kasus ini, ion bermuatan lebih tinggi, lebih besar energi yang
dilepaskan oleh salah satu diantara entalpi kisi atau entalpi hidrasi ion
logam.
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Perubahan tingkat oksidasi (bilangan)"
Posting Komentar