Penutup
Peta konsep
dan gaya kepemimpinan yang dikemukakan di atas memberi pemahaman tentang
keberagaman perspektif setiap pakar dalam memahami karakteristik manusia yang
akan memimpin atau dipimpin. Keberagaman gaya kepemimpinan ini juga meneguhkan
arti penting dan peranan kepemimpinan dilihat dari dimensi ruang – di
rumah, di sekolah dan di masyarakat atau di kelompok mana saja – dan dimensi
waktu – dulu, saat ini, dan di masa datang, termasuk di hari kiamat, karena
orang beragama meyakini bahwa setiap individu akan dimintai pertanggungjawaban
atas kepemimpinannya. Karena itu, artikulasi teori dan gaya kepemimpinan pada
tataran ilmiah akan membawa implikasi multi-dimensional terhadap basis teoritis
dan representasi perilaku aktor yang memerankan gaya kepemimpinan tertentu.
Tipe pemimpin penentang yang menganut teori reward and punishment
cenderung akan menampilkan perilaku yang suka mengintimidasi dan mencercah atau
sebaliknya memberikan penguatan (berupa kata-kata, tindakan, hampiran, kinesik,
uang, benda berharga, termasuk piagam, piala, dan THR). Selanjutnya, bagi
pemimpin yang bertipe transaksional yang dimotivasi oleh teori pengharapan (Vroom, 1964), teori keadilan (Adams,
1963), teori jalur-tujuan (House, 1971)
atau teori pertukaran (Homan, 1958), cenderung suka mengusulkan upah personal
dan material atau mengelola melalui pengecualian (aktif dan pasif). Demikian
pula dengan pemimpin transformasional yang menganut teori sosiologi kharisma
(Weber, 1946, 1947), teori kepemimpinan kharismatik (House, 1977) atau teori
kepemimpinan perubahan (Burns, 1978), cenderung akan mengusulkan visi,
mengekspresikan idealisme dan memberi penghargaan yang tinggi terhadap kinerja
yang baik. Semoga.
Daftar Bacaan
Bass, B.M. 1985. Leadership
and Performance Beyond the Expectations, Pree Press New York.
Bass B.M. dan Avolio,
B.J. 1993. Transformational
Leadership dan Organizational Culture. Public Administration Querterly,
17(1): 112-17
Bycio et al., 1995. Conceptualization
of Transactional and Transformational Leadership., Journal of Aplied
Psychology, 80(4):468-78
Boje, David M.
2000. Flight of The Buffalo and Other Superleader Model, http://www.
Bowser D.G.
dan Seashore, S.E. 1966. Predicting Organizational Effectivess with a Four
Factor Theory of Leadership. Administrative Science Quartely, 11, p.
238-63.
Darcy T. dan Kleiner, B.H. 1991. Leadership
for Change in a Turbulent Environment. Leadership and Organization Development Journal, 12 (5), p. 12-16.
Hennessey, J.T.
1998. Reinventing Government: Does Leadership Make the Difference?
Public Administration Review 58 (6), p. 522-32.
House, R.J. 1971. A
Path-Goal Theory of Leadership. Journal of Comtemporary Business 3, p.
81-97.
Howell, J.M. dan Avolio, B.J.
1993. Transformational Leadership,Transactional Leadership, Locus of Control
Support for Innovation, Journal of Applied Psychology 78, p. 891-902.
Lloyd, Bruce.
1998. Understanding the Power, Responsibility, Leadership and Learning
Links: The Key to Successful Knowledge Management, Journal of Systemic
Knowledge Management.
Manz, Charles
C and Henry P. Sims Jr. 2001. The New Super Leadership: Leading Others to
Lead Themselves, Berrett-Koehler Publishers, Inc., San Francisco.
Sadler, Philip, 2003. Leadership, Kogan
London.
Scaborough, Jle D. 2001. Transforming Leadership
in the Manufacturing Industry. http; Journal Industrial Technology.
Schein, Edgar H. 1992. Organizational Culture
and Leadership, Jossey-Bass Publishers San Francisco.
Stoner, James A.F dan R. Edward Freeman. 1989. Management,
Prentice-Hall of India.
Suarjaya, I Wayan dan Haedar Akib. Gaya
Kepemimpinan Yang Terlupakan: Developmental Leadership, Manajemen USAHAWAN
No. 11/TH. XXXII Nopember 2003, h. 42-48.
Taffinder, P., 1995. The New Leaders: Achieving
Corporate Transformation Through Dynamic Leadership. London: Kogan Page.
Belum ada tanggapan untuk "KESIMPULAN TENTANG KEPEMIMPINAN"
Posting Komentar