Encok / Asam Urat (Gout) adalah salah satu
bentuk arthritis (radang sendi) dimana sendi-sendi terasa nyeri dan bengkak.
Ini disebabkan oleh asam urat dalam darah
yang mengendap dalam bentuk kristal pada sendi-sendi dan jaringan sekitarnya.
Penderita Gout biasanya memiliki kandungan asam urat yang tinggi dalam
darahnya.
Mereka juga seringkali menderita diabetes,
tekanan darah tinggi dan gemuk.
Gout juga meningkatkan resiko penyakit
jantung dan kematian.
Memakan seafood, daging merah, jeroan,
alkohol dan softdrinks (yang mengandung fruktosa atau gula) menambah resiko
terkena penyakit ini. Tetapi kondisi ini tidak berkaitan dengan sifat asam atau
basa (alkalin) makanan atau minuman tersebut.
Seafood, daging merah, jeroan dan alkohol
kaya akan purine, suatu zat alami yang dapat ditemukan dalam berbagai jenis
makanan yang jika dicerna berubah menjadi asam urat. Fruktosa juga meningkatkan
jumlah asam urat yang dihasilkan dalam tubuh.
Tetapi berbeda dengan mitos yang
dipercaya, sayur-sayuran yang kaya akan purine seperti polong-polongan, kedelai
dan kacang-kacangan belum terbukti sebagai faktor resiko gout.
Penurunan berat badan dan olahraga (dan
minum banyak cairan) bisa mengurangi jumlah serangan penyakit ini.
Terapi untuk mengurangi kandungan asam
urat harus dimulai saat pasien mengalami 2 kali atau lebih serangan gout dalam
satu tahun, pembengkakan karena endapan kristal, kerusakan sendi atau batu
ginjal.
Allupurinal direkomendasikan untuk anda,
mungkin untuk satu atau lebih dari alasan berikut ini.
Tujuannya adalah untuk mengurangi
kandungan asam urat sampai ke bawah titik kristalisasi kira-kira 360 mikro mol
per liter sehingga bisa mendorong terjadinya penguraian / peleburan kristal
tersebut. Ini kemudian akan mengurangi frekuensi serangan asam urat (gout)
secara signifikan, jika tidak bisa secara menyeluruh.
Saat anda mulai mengkonsumsi allupurinol,
serangan mungkin masih terjadi. Dengan demikian doktor akan menggunakan
obat-obatan pencegah dengan dosis rendah seperti colchicine dan strategi “mulai
dengan rendah - lanjut dengan perlahan” (start low-go slow) untuk mengurangi
terjadinya serangan akut.
Jika anda terus mendapat serangan penyakit
ini sementara anda terus menjalani terapi allupurinol, kemungkinan alasannya
adalah kandungan asam urat dalam darah anda masih tinggi.
Mitos yang tersebar bahwa allupurinol
harus dihentikan sementara selama serangan asam urat akut telah menyebabkan
terjadinya kesalahan penggunaannya dan malah menyebabkan pengendalian asam urat
yang tidak baik.
Jika anda saat ini sudah mengkonsumsi
allupurinol, menghentikannya akan, berlawanan dengan apa yang sudah dipercaya,
memperpanjang masa serangan akut tersebut karena hal ini akan menyebabkan
peningkatan fluktuasi kandungan asam urat dalam darah anda.
Allupurinol dikatakan buruk karena adanya
masalah-masalah seperti alergi parah - bentol-bentol, demam, disfungsi organ
dalam dan bahkan kematian - tetapi hail ini tidak boleh menghalangi penggunaan
rutinnya dalam mengurangi kandungan asam urat.
Saya mengingatkan para pasien untuk
mengenali tanda-tanda reaksi alergi terhadap obat dan untuk menghentikan
konsumsinya segera jika terjadi tanda-tanda tersebut.
Cara alternatif untuk mengurangi kandungan
asam urat termasuk penggunaan obat-obatan uricosuric (obat-obatan yang
mendorong pengeluaran urate (garam asam urat) melalui ginjal) dan
febuxostat.
Febuxostat adalah suatu obat baru yang baru-baru
ini disetujui penggunaannya di Amerika Serikat dan Eropa. Diharapkan obat ini
akan tersedia bagi para pasien disini yang menderita gout parah dan komplikasi
di masa mendatang
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "ASAM URAT (GOUT)"
Posting Komentar