ASTHMA MONITORING SYSTEM ELECTRONIC DALAM MENINGKATKAN SELF MANAGEMENT
OLEH: HALINA RAHAYU
Abstrak
Kualitas anak sebagai penerus bangsa sangat ditentukan oleh kualitas hidup dan kesehatan anak itu sendiri. Asma termasuk salah satu kondisi yang bisa menurunkan derajat kesehatan anak dan fungsi keseharian anak. Self- management yang baik akan meningkatkan kepatuhan anak yang berdampak pada penurunan angka kunjungan ke unit emergency dan hospitalisasi. Asthma Monitoring System Electronic sarana elektronik yang membantu Self- management anak. Penggunaan tekhnologi dalam mengontrol Self- management anak dengan asma sangat membantu dalam mengurangi angka hospitalisasi. Asma Monitoring System (AMS elektronik) adalah suatu sistem monitoring elektronik berupa monitor kecil yang dapat digenggam anak. AMS elektronik berisikan tulisan dialog dalam 4 level bacaan yang bisa di interpretasikan oleh anak usia minimal 8 tahun. membantu anak asma untuk meningkatkan status kesehatannya dengan cara mengingatkan mereka tentang kondisinya, mengingatkan mereka untuk taat dalam minum obat, mengintruksikan mereka untuk konsultasi kepetugas kesehatan jika diperlukan. AMS elektronik tampilannya yang aktraktif membuat anak lebih tertarik dalam menggunakannya.
Kata kunci: Asthma Monitoring, Self- management, asma
A. LATAR BELAKANG
Kualitas anak sebagai penerus bangsa sangat ditentukan oleh kualitas hidup dan kesehatan anak itu sendiri. Salah satu hal yang bisa mengganggu kualitas hidup anak adalah kondisi kesehatan yang menurun akibat menderita suatu penyakit, atau gejala yang bisa menyebabkan penurunan derajat kesehatan. Asma termasuk salah satu kondisi sekumpulan gejala yang bisa menyebabkan obstruksi pada jalan nafas, dan bisa menurunkan derajat kesehatan anak dan fungsi keseharian anak.
Asma bisa terjadi pada anak-anak. Asma pada anak bisa mengganggu kualitas hidup anak. Dimana jika terjadi kekambuhan maka dapat mengganggu aktivitas anak, anak tidak bisa ke sekolah, anak tidak bisa bermain, dan terkadang orang tua pun membatasi aktivitas anak dengan asma . Anak dengan asma sering mengalami kekambuhan dan sering berulang kali harus mengunjungi Emergency care atau harus mengalami hospitalisasi, hal ini biasanya disebabkan karena kepatuhan anak dan keluarga dalam penangan asma kadang dirasakan tidak penting, kepatuhan anak dan keluarga dalam penangan asma sangat diperlukan untuk menurunkan angka kunjungan ke unit emergency dan menurunkan kejadian hospitalisasi. Dimana semua itu sangat di dukung dengan Self- management anak yang baik.
Self- management membantu anak untuk meningkatkan kemampuan anak dalam menyampaikan gejala yang muncul, mengingat jadwal minum obat, kapan terakhir gejala muncul dan apa yang telah dilakukan untuk menangani gejala tersebut. Self- management akan lebih efektif jika ada satu cara atau object yang efektif dalam mengingatkan anak. Dengan Self- management yang baik maka kepatuhan anak akan meningkat yang akan berdampak pada angka kunjungan ke unit emergency atau angka hospitalisasi pada anak dengan asma dapat diturunkan.
Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat memungkinkan untuk bisa diterapkan baik di klinik bahkan di rumah klien sekalipun. Manajemen diri pada anak asma sangat membutuhkan perhatian, karena jika managemen diri anak asma berjalan dengan baik kejadian kunjungan anak karena fase eksaserbasi atau fase serangan akut ke unit emergency dapat diturunkan. Keadaan serangan ringan sampai sedang pada anak asma dapat ditangani dan dimonitor dari rumah. Penggunaan rencana tindakan secara tertulis pada anak asma dengan bahasa yang sederhana mulai dari tanda dan gejala serangan awal sampai keadaan yang memburuk serta pengobat dan saat serangan. Tetapi harus dipastikan jika orangtua dan anak mampu melakukan tindakan dan mengenali gejala trsebut. Kerjasama orangtua dan anak harus didukung oleh petugas kesehatan sehingga Self-management anak meningkat. (World of Irish Nursing, 2005)
Asthma Monitoring System Electronic merupakan salah satu sarana elektronik yang membantu anak dalam managemen diri, baik dalam menghindari pencetus alergi, mengingatkan anak tentang pengobatan, memandu anak jika terjadi serangan akut. Penggunaan tekhnologi dalam mengontrol Self- management anak dengan asma sangat membantu dalam mengurangi angka hospitalisasi.
Penggunaan alat Asthma Monitoring System Electronic bisa membantu anak dalam Self- management. Efektif dalam meningkatkan Self- management dan menurunkan angka kunjungan ke unit emergency dan angka hospitalisasi pada anak dengan asma (Jacobson.J.S., et all., 2009).
B. KAJIAN LITERATUR
SELF MANAGEMENT
Self- management merupakan kemampuan anak dalam mengelola dirinya, ini dapat ditingkatkan dengan edukasi yang dari perawat, anak harus mempunyai pengetahuan tentang penyakit yang dialaminya, bagaimana cara pencegahan timbulnya gejala dan apa yang bisa dilakukan anak jika gejala muncul, dengan Self- management yang baik maka anak akan mempunyai motivasi dalam penanganan penyakitnya. Elemen inti dari panduan managemen asma adalah monitoring secara teratur oleh klinisi, pengontrolan faktor pencetus, edukasi dan kerjasama antara klinisi dan pasien (Strayer & Caple, asthma: self management, ¶ 1, 2011)
Self-management bagi anak penderita asma bertujuan untuk meningkatkan motivasi anak, mengkaji kemampuan anak, anak mempunyai kepercayaan diri karena mampu mengontrol manifestasi asma. Edukasi yang diberikan berupa, definisi dari asma, monitoring sendiri dengan menggunakan peak flow meter, penjelasan pengobatan yang disarankan, dan penjelasan seberapa pentingnya komunikasi dengan petugas. Setelah mendapatkan edukasi self- management diharapkan anak lebih komunikatif, lebih bisa menyampaikan gejala dan menifestasi klinik yang mincul sehingga anak lebih berperan aktif dalam penangan asmanya. (Strayer & Caple, asthma: self management, ¶ 1, 2011).
Media yang digunakan dalam membantu mengontrol Self-management anak asma bisa berupa peringatan dari keluarga, paper diary, atau monitoring sistem elektronik, variasi alan biasanya akan membuat anak lebih tertarik dalam penggunaan dan akan berdampak ke peningkatan Self-management.
ASTHMA MONITORING SYSTEM ELECTRONIC
Apa itu Asthma Monitoring System Electronic (AMS elektronik) ?
Asma Monitoring System (AMS elektronik) adalah suatu sistem monitoring elektronik berupa monitor kecil yang dapat digenggam anak. AMS elektronik berisikan tulisan dialog dalam 4 level bacaan yang bisa di interpretasikan oleh anak usia minimal 8 tahun. Hard ware AMS elektronik adalah alat elektronik yang dapat di pegang dengan 4 kunci dan kabel-kabel yang disambungkan ke outlet elektrik dan kemudian disambungkan dengan jack telpon.
Bagaimana Asthma Monitoring System Electronic (AMS elektronik) bisa membantu Self- management anak asma?
Asma Monitoring System (AMS elektronik) yang digunakan untuk membantu pasien atau anak asma dalam meningkatkan Self- management. Setiap hari alat ini akan berbunyi pada waktu yang telah diseting untuk memanggil anak dan kemudian anak menjawab daftar pertanyaan singkat (pertanyaan ini dari waktu sebelumnya dengan waktu selanjutnya akan berbeda). Isi pertanyaan pada AMS elektronik adalah:
· Gejala asma yang dialami
· Mengingatkan minum obat sejak cek up terakhir
Jika respon anak terhadap pertanyaan mengindikasikan anak mengalami eksaserbasi asma, maka sistem akan berespon dengan memberikan instruksi yang tepat. Data yang diterima akan di upload kebagian pusat case manager. Case manger akan bertanggung jawab untuk menelpon kerumah kembali untuk:
· Mengkaji status kesehatan anak
· Mengatur pengobatan anak jika anak memerlukan obat
· Menganjurkan anak untuk mengunjungi dokter
Apa keuntungan dari Asma Monitoring System Electronic (AMS elektronik) ?
Penggunaan AMS elektronik ini membantu anak asma untuk meningkatkan status kesehatannya dengan cara mengingatkan mereka tentang kondisinya, mengingatkan mereka untuk taat dalam minum obat, mengintruksikan mereka untuk konsultasi kepetugas kesehatan jika diperlukan. Jika dibandingkan dengan menggunakan telepon langsung saat berkonsultasi, akan lebih rumit karena pasien atau anak harus berfikir secara hati hati apa topik yang ingin didiskusikan dan pertanyaan apa yang ingin dsampaikan, karena jika salah informasi maka petunjuk tentang penangan bisa jadi salah.(Cornforth, 2010)
Mengapa Asma Monitoring System Electronic (AMS elektronik) lebih disenangi anak asma?
Banyak media yang bisa digunakan dalam memantau Self- management anak asma. Penggunaan paper diary dan rencana tindakan secara tertulis juga bisa meningkatkan Self- management pada anak. Rencana tindakan yang ditulis sendiri oleh pasien dapat membantu meningkatkan pengontrolan faktor pencetus dan ketaatan dalam pengobatan.( (Ducharme & Rovere, 2011). Tetapi penggunaan Asma Monitoring System Electronic (AMS elektronik) jauh lebih menarik bagi anak usia diatas 8 tahun, dimana pada usia ini anak sudah bisa menerima perintah mengikuti petunjuk yang ada pada monitor mereka. AMS elektronik ini dengan tampilannya yang aktraktif membuat anak lebih tertarik dalam menggunakannya.
Hambatan dalam penggunaan Asma Monitoring System Electronic (AMS elektronik)
AMS elektronik memang terbukti efektif dalam menurunkan angka kunjungan anak asma ke unit emergency dan angka kejadian hospitalisasi. Kendala yang bisa muncul dalam penggunaan alat tersebut yaitu:
1. Pengadaan alat membutuhkan biaya mahal, kendala yang di jumpai adalah mungkin saja biaya pengadaan alat ini akan tidak terjangkau bagi masyarakat Indonesia yang status ekonominya menengah kebawah.
2. Harus tersedianya telepon rumah yang terhubung dengan dengan case manager (baik dokter maupun perawat)
Belum ada tanggapan untuk "ASTHMA MONITORING SYSTEM ELECTRONIC"
Posting Komentar