1. Semua obat kemoterapi dari kemasannya yang dimasukan kedalam sebuah lemari khusus yang aman secara biologis (Biology Safety Cabinet /BSC)
2. Gunakan peralatan proteksi pribadi : sarung tangan karet yang tidak tembus, baju dan celana khusus berkaret dan tertutup di depan, masker, kaca mata pelindung mata atau pelindung wajah jika tidak menggunakan lemari khusus yang aman secara biologis.
3. Gunakan seragam lengkap
4. Lakukan pengoplosan kemoterapi diruang “Laminary Air Flow” yang menggunakan kabinet “Biosafety”
• Fan dalam “Biosafety” harus selalu dalam keadaan hidup.
• Aliran angin pada sistem “Biosafety” harus dari luar ke dalam box, dan dari box “Biosafety” angin dibuang keluar
• Alas meja “Biosafety” harus yang dapat menyerap air.
• Pengoplosan harus dibalik kaca “Biosafety”
Saran untuk mengurangi pajanan, meliputi :
- Cuci tangan sebelum dan sesudah menyiapkan obat
- Batasi akses kedaerah penyiapan obat
- Letakan penampung berlabeluntuk tumpahan obat dekat dengan area penyiapan
- Gunakan sarung tangan sebelum memegang obat
- Persiapkan obat dengan mnerapkan teknik aseptic
- Hindari makan, minom, merokok, menggunakan kosmetik, menyimpan makanan pada atau dekat dengan area penyimpanan obat.
- Letakan bantalan absorben pada daerah kerja
- Buka botol atau ampul jauh dari badan
- Buka botol obat menggunkan jarum filter hidrofobikatau pin untuk menghindari semburan obat.
- Gosok daerah sekeliling leher botol dengan alcohol sebelum membukanya
- Susun obat-obtan dalam lemari dengan standar biolodis kelas II, dengan menggunakan vial asli atau dengan kantong plastic yang memiliki perekat.
- Tutup ujung jarum dengan kasa steril pada saat mengeluarkan oudara dari spuit.
- Beri label setiap obat kemoterapi
- Bersihkan setiap tumpahan dengan segera
- Bawa obat kedaerah pengiriman dalam tempat yang anti bocor.
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Mempersiapkan Obat Kemotherapi "
Posting Komentar