Virus chikungunya merupakan anggota genus Alphavirus dalam family Togaviridae. Strain Asia merupakan genotype yang berbeda dengan yang di Afrika. Virus Chikungunya disebut juga Arbovirus A Chikungunya Type CHIK, CK. Virus Chikungunya masuk keluarga Togaviridae, genus alphavirus.
Nyamuk Aedes albopictus dan Aedes aegypti berukuran kecil dibanding nyamuk lain: ukuran badan 3-4 mm, berwarna hitam dengan hiasan titik-titik putih dibadannya; dan pada kakinya warna putih melingkar. Nyamuk dapat hidup berbulan-bulan. Nyamuk jantan tidak menggigit manusia, ia makan buah. Hanya nyamuk betina yang menggigit; yang diperlukan untuk membuat telur. Telur nyamuk Aedes albopictus dan Aedes aegypti diletakkan induknya menyebar; berbeda dengan telur nyamuk lain yang dikeluarkan berkelompok. Nyamuk bertelur di air bersih. Telur menjadi pupa dalam beberapa minggu. Nyamuk bila terbang hampir tidak mengeluarkan bunyi; sehingga manusia yang diserang tidak mengetahui kehadirannya; menyerang dari bawah atau dari belakang; terbang sangat cepat.
Telur nyamuk Aedes albopictus dan Aedes aegypti dapat bertahan lama dalam kekeringan (dapat lebih dari 1 tahun). Virus dapat masuk dari nyamuk ke telur. Nyamuk Aedes albopictus dan Aedes aegypti merupakan vector Chikungunya (CHIK) virus (alpha virus). Vektor Chikungunya di Asia adalah Aedes albopictus dan Aedes aegypti. Di Afrika adalah Aedes furcifer dan Aedes africanus (Judarwanto,2007)
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Morfologi Nyamuk Aedes Albopictus dan Aedes aegypti"
Posting Komentar