A. Gambaran Umum
Praktek profesi Ners Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas dan Keperawatan Gawat Darurat merupakan program yang menghantarkan mahasiswa dalam adaptasi profesi untuk menerima pendelegasian kewenangan secara bertahap dalam melakukan asuhan keperawatan professional yang aman dan efektif, memberikan pendidikan kesehatan, menjalankan fungsi advokasi pada klien dan keluarganya, membuat aspek legal dan etik serta menggunakan hasil penelitian terkini yang berkaitan dengan Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas dan Keperawatan Gawat Darurat.
Praktik profesi Keperawatan Anak mencakup anak dengan berbagai tingkat usia (neonatus, bayi, toddler, pra sekolah, sekolah dan remaja) dalam konteks keluarga yang bertujuan untuk optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan pada anak sehat, anak sakit akut dan sakit yang mengancam kehidupan, anak dengan masalah pediatric social dan manajemen terpadu balita sakit, dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan ditatanan klinik.
Praktik profesi Keperawatan Maternitas dilakukan secara bertahap dimulai dari prenatal, intranatal dan post natal serta yang mengalami masalah pada system reproduksi dan pengaturan kehamilan.
Praktik profesi Keperawatan Gawat Darurat mencakup asuhan keperawatan dalam konteks keluarga pada klien dengan berbagai tingkat usia yang mengalami masalah pemenuhan kebutuhan dasarnya akibat gangguan salah satu system (organ) ataupun beberapa system(organ) tubuhnya dalam keadaan gawat darurat.
Mata ajar ini mempunyai bobot 12 SKS (4 SKS Keperawatan Anak, 4 SKS Keperawatan Maternitas dan 4 SKS Keperawatan Gawat Darurat) dengan siklus selama 8 minggu termasuk evaluasi. Proses pembelajaran selama praktik profesi ini adalah konferensi klinik (pre dan post conference), pengelolaan kasus/klien, bed side teaching, ronde keperawatan, belajar mandiri, diskusi, dan presentasi/seminar kasus. Semua proses pembelajaran tersebut dilakukan oleh mahasiswa dibimbing oleh pembimbing klinik dan pembimbing dari pendidikan.
B. Dasar Pelaksanaan
1. Prokera dan Progiatdik Prodi Ners STIKES Hang Tuah Tanjungpinang T. A 2012 – 2013
2. Kurikulum Prodi Ners tahun 2012 – 2013
C. Tujuan
1. Keperawatan Anak
a.Tujuan Umum
Setelah menyelesaikan praktik profesi keperawatan anak mahasiswa mampu menggunakan proses keperawatan dalam menyelesaikan masalah klien anak pada berbagai tingkat usia (neonatus, bayi, toddler, pra sekolah, sekolah dan remaja) dalam konteks keluarga ditatanan klinik
b. Tujuan Khusus
1) Melakukan komunikasi yang efektif dalam pemberian asuhan keperawatan anak pada berbagai tingkat usia (neonatus, bayi, toddler, pra sekolah, sekolah dan remaja) dalam konteks keluarga.
2) Melaksanakan asuhan keperawatan pada klien bayi/anak yang sakit akut/kronis yang dirawat di RS dengan gangguan pada sistem pernafasan.
3) Melaksanakan asuhan keperawatan pada klien bayi/anak yang sakit akut/kronis yang dirawat di RS dengan gangguan pada sistem kardiovaskuler.
4) Melaksanakan asuhan keperawatan pada klien bayi/anak yang sakit akut/kronis yang dirawat di RS dengan gangguan pada sistem pencernaan.
5) Melaksanakan asuhan keperawatan pada klien bayi/anak yang sakit akut/kronis yang dirawat di RS dengan gangguan pada sistem perkemihan.
6) Melaksanakan asuhan keperawatan pada klien bayi/anak yang sakit akut/kronis yang dirawat di RS dengan gangguan pada sistem persyarafan.
7) Melaksanakan asuhan keperawatan pada klien bayi/anak yang sakit akut/kronis yang dirawat di RS dengan gangguan pada system hematologi.
8) Melaksanakan imunisasi
9) Melaksanakan asuhan keperawatan pada klien bayi/anak dengan gangguan tumbuh kembang.
10) Menerapkan konsep bermain pada klien/anak.
2. Keperawatan Maternitas
a. Tujuan Umum
Setelah menyelesaikan praktik profesi keperawatan maternitas mahasiswa mampu menggunakan proses keperawatan dalam menyelesaikan masalah klien ibu hamil, melahirkan dan paska melahirkan serta yang mengalami masalah pada system reproduksi dan pengaturan kehamilan dalam konteks keluarga ditatanan klinik
b. Tujuan Khusus
1) Melakukan komunikasi yang efektif dalam pemberian asuhan keperawatan pada ibu hamil, melahirkan dan paska melahirkan serta yang mengalami masalah pada system reproduksi dan pengaturan kehamilan dan keluarganya.
2) Melaksanakan asuhan keperawatan pada ibu dalam masa kehamilan dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan.
3) Melaksanakan asuhan keperawatan pada ibu dalam masa persalinan dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan.
4) Melaksanakan asuhan keperawatan pada bayi baru lahir dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan.
5) Melaksanakan asuhan keperawatan pada ibu post partum dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan.
6) Melaksanakan asuhan keperawatan pada ibu dengan gangguan kesehatan sistem reproduksi dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan.
7) Melaksanakan Asuhan Keperawatan Pada Pasangan Usia Subur dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan.
8) Melaksanakan kerjasama sebagai anggota tim dalam memberikan asuhan keperawatan.
3. Keperawatan Gawat Darurat
a.Tujuan Umum
Setelah menyelesaikan praktik profesi keperawatan gawat darurat mahasiswa mampu menggunakan proses keperawatan dalam menyelesaikan masalah klien dalam keadaan gawat darurat. Pemenuhan kebutuhan klien dengan gangguan Airway (A), Breathing (B), Circulation (C), Drugs (D), Enviroment (E), Fluid (F) pada system pernafasan, cardiovaskuler, pencernaan, perkemihan, persyarafan, keracunan dan keadaan trauma di unit gawat darurat, unit intensif care dan unit neonatal intensif care. Mempersiapkan klien terminal. Penggunaan perlengkapan / peralatan khusus yang terpasang pada klien dengan trauma, penggunaan ventilator, monitor haemodinamik dan dialisa. Penanganan klien keracunan dan trauma di unit traumatic care.
b. Tujuan Khusus
1) Mahasiswa mampu mengkaji data-data secara holistic, terkait keadaan gawat darurat (TRIAGE) system kardiovaskuler, pernafasan, perkemihan, pencernaan, pernafasan, muskuloskeletal dan trauma care.
2) Mahasiswa mampu membedakan dan mengelompokkan data-data patologis berdasarkan gangguan pada system tubuh.
3) Merumuskan diagnosa keperawatan berdasarkan hasil pengkajian dengan menggunakan konsep kedaruratan medikal bedah.
4) Mahasiswa mampu menentukan prioritas diagnosa keperawatan
5) Mahasiswa mampu menentukan rencana asuhan keperawatan mandiri dan kolaborasi untuk mengatasi diagnosa keperawatan yang telah diidentifikasi.
6) Mahasiswa mampu mengenali dan menggunakan alat-alat yang digunakan pada klien dengan trauma seperti, ventilator, monitoring haemodinamik
D. Sasaran Kompetensi
Mahasiswa Prodi Ners semester I berjumlah 30 Mahasiswa (22 orang di Tanjungpinang dan 8 orang di Tangjunguban) yang telah mendapatkan teori tentang Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas dan Keperawatan Gawat Darurat di program studi S1 Keperawatan dengan standar kompetensi seperti pada lampiran.
II. STRATEGI PELAKSANAAN
A. Waktu Pelaksanaan
Kegiatan praktek profesi Ners keperawatan medikal bedah dilaksanakan selama 15 minggu pada tanggal 11Februari s/d 25 Mei 2013. Menggunakan 4 jenis ruangan yaitu:
- Ruang Anak
- Ruang Maternitas / VK/ Rumah Bersalin
- Ruang ICU/ICCU, NICU, PICU
- Instalasi Gawat Darurat ( IGD ),
- Kamar Operasi (OK)
B. Tempat Praktek Profesi
Praktek Profesi Ners dilaksanakan di 5 (lima) rumah sakit yaitu RS BLUD Kota Tanjungpinang, RSUD Provinsi Kepulauan Riau, RSUD Tanjung Uban dan RS Budi Kemulian Batam dan 2 (dua) Rumah Bersalin Bidan Murni Tanjung Pinang dan Rumah Bersalin Tanjung Uban.
1. Ruangan yang digunakan di RS BLUD Kota Tanjungpinang adalah Ruang Rawat Inap Anak (Anggrek) dan IGD.
2. Ruangan yang digunakan di RSUD Provinsi Kepulauan Riau adalah Ruang Rawat Inap Kebidanan / VK, Poli Kebidanan, dan Poli KIA, ICU
3. Ruangan yang digunakan di RSAL Dr. Midiyato S adalah Ruang OK dan HD
4. Ruangan yang digunakan di RSUD Tanjung Uban adalah Ruang Rawat Inap Anak, Ruang Rawat Kebidanan, VK, IGD, ICU, OK.
5. Ruangan yang digunakan di RS Budi Kemuliaan Batam adalah IGD dan Perinatologi (NICU/PICU).
6. Ruangan yang digunakan di Rumah Bersalin Bidan Murni Tanjung Pinang adalah Ruang VK dan Rawat Inap.
7. Ruangan yang digunakan di Rumah Bersalin Bidan Rahma Tanjung Uban adalah Ruang VK dan Rawat Inap.
C. Sasaran Dan Jumlah Mahasiswa
Mahasiswa semester I Program Studi Ners sebanyak 30 Mahasiswa (22 orang di Tanjungpinang dan 8 orang di Tangjunguban) dibagi menjadi 4 (empat) kelompok dan masing – masing kelompok berjumlah 7 – 8 orang (susunan kelompok terlampir). Untuk masing-masing kelompok, kegiatan praktek akan berpindah lahan setelah 1 – 3 minggu di tiap ruangan (jadwal pada lampiran). Peserta didik dibagi dalam tiga (3) shift jaga dengan waktu yang disesuaikan dengan jadwal jaga ditetapkan oleh Stikes Hang Tuah.
D. Pembimbing Klinik
Pembimbing klinik terdiri dari :
1. Keperawatan Anak
Pembimbing Akademik
a. Zakiah Rahman, S. Kep. Ns
b. Nur Meity S. A, S. Kep. Ns. M. Kep
c. Nurul Husni. S. Kep. Ns
d. Komala Sari, S. Kep. Ns
Pembimbing Klinik
a. Rosida, S.Kp. MM
b. Zuhaida, S. Kep. Ns (RSBK Perinatologi)
2. Keperawatan Maternitas
Pembimbing Akademik
a. Zakiah Rahman, S. Kep. Ns
b. Yusnaini Siagian, S. Kep. Ns
c. Komala Sari, S. Kep. Ns
Pembimbing Klinik
a. Bidan Murni AMKeb (RB Tanjungpinang)
b. Bidan Rahma AMKeb (RB Tanjung Uban)
c. ................(RSUD Provinsi)
3. Keperawatan Gawat Darurat
Pembimbing Akademik
a. Lidia Wati, S. Kep. Ns
b. Soni Hendra S. S. Kep. Ns
c. Nia Aprillia, S. Kep. Ns
d. Linda Widiastuti, S. Kep. Ns
Pembimbing Klinik
a. .................,(RSUD Provinsi)
b. ................., (RSAL Dr. Midiyato S)
c. Denni Robi Manel, S. Kep. Ns
d. Hotma Tambunan, S. Kep. Ns
E. Metode bimbingan
1. Metode Pembimbing Akademik 3 x / minggu dilaksanakan setiap hari senin, rabu dan jumat atau menyesuaikan
2. Metode Pembimbing Lahan 3 x / minggu dilaksanakan setiap hari selasa, kamis dan sabtu atau menyesuaikan
Praktek profesi Ners mahasiswa dibimbing oleh pembimbing institusi (CI pendidikan) dan pembimbing dari lahan praktek (CI Lapangan).
Tugas CI pendidikan :
1. Melakukan bimbingan lapangan maksimal 3 kali dalam 1 minggu, mengadakan pre, post comfrence, dan bed said teaching
2. Mengisi absensi bimbingan,
3. Memeriksa penugasan dan laporan kasus mahasiswa,
4. Memeriksa tugas makalah dan memberikan masukan didalam makalah.
Tugas CI lapangan :
1. Mendampingi dan memberikan arahan kepada mahasiswa selama mahasiswa praktik dilahan mengadakan pre dan post confrence, dan bed said teaching
2. Melakukan orientasi ruangan dan alat serta kerja dari alat,
3. Menjelaskan alur kerja pelayanan keperawatan dimasing-masing ruangan,
4. Menilai penugasan dan ujian praktik sesuai dengan format tindakan,
5. Menegur dan memberikan sangsi kepada mahasiswa yang melakukan pelanggaran selama melakukan praktik dengan mengkomunikasikan kepada CI pendidikan untuk dilakukan tindak lanjut,
6. Menyerahkan nilai mahasiswa kepada STIKES Hang Tuah Tanjungpinang 1 minggu setelah berakhir seluruh jadwal praktek (tanggal 31 Mei 2013).
F. Kewajiban peserta didik :
1. Memenuhi pencapaian kompetensi yang telah ditetapkan oleh pendidikan (lampiran)
2. Mengikuti orientasi yang dilakukan di lahan praktek bersama CI Lapangan
3. Mengikuti pre dan post conference yang dilakukan oleh CI Lapangan dan CI Pendidikan.
4. Membuat Laporan Pendahuluan dan Laporan Kasus kelolaan/ minggu yang berhubungan dengan keperawatan medikal bedah pada masing – masing ruangan tempat praktek (tata urutan penulisan terlampir)
5. Laporan Kasus kelolaan di konsultasikan terlebih dahulu kepada CI Lapangan. Laporan Kasus kelolaan kemudian di serahkan kepada CI Pendidikan paling lambat hari jumat sebelum masuk keruangan selanjutnya.
6. Membuat 1 (satu) Laporan Pendahuluan dan Laporan kasus/ minggu di setiap ruangan dan di konsultasikan kepada CI Pendidikan dengan persetujuan CI Lapangan (tata urutan penulisan terlampir).
7. Mengumpulkan Laporan Pendahuluan dan Laporan Kasus, Analisa Sintesa, Resume, daftar hadir, dan Lembar Kompetensi kepada CI Pendidikan paling lambat hari jumat setelah berakhir seluruh periode praktek.
G. Tata tertib praktek dan sangsi :
1. Kehadiran di dalam praktek klinik adalah 100%
- Jika tidak hadir karena ada alasan misalnya di karenakan sakit / izin maka diwajibkan mengganti dinas 1X
- Jika tidak hadir tanpa ada alasan/mangkir dan atau meninggalkan lahan praktek tanpa pemberitahuan maka harus mengganti 3 hari dinas
2. Peserta didik wajib datang ke lahan praktik 15 menit sebelum pre conference dimulai
3. Selama praktek klinik peserta didik tidak diperkenankan menggunakan cincin, anting dan membawa Handphone. Bagi mahasiswa yang melanggar akan dikenakan sanksi dari CI Lapangan
4. Bagi peserta didik yang meninggalkan tempat praktek (sementara) tanpa izin dari CI Pendidikan ataupun CI Lapangan maka diwajibkan menambah jadwal dinas selama 2 jam
5. Selama praktek peserta didik di wajibkan menggunakan seragam perawat lengkap sesuai ketentuan pendidikan
6. Keterlambatan mengumpulkan tugas dikenakan sangsi berupa pengurangan nilai sebesar 5% per harinya
Belum ada tanggapan untuk "Contoh Pembuatan Bab Pendahuluan "
Posting Komentar