Kecenderungan
Diagram di
bawah ini menunjukkan bagaimana perubahan jari-jari atom pada unsur-unsur periode
3.
Gambaran
yang digunakan untuk membuat diagram ini adalah berdasarkan pada:
- Jari-jari
metalik / ionik untuk Na, Mg dan Al;
- Jari-jari
kovalen untuk Si, P, S dan Cl;
- Jari-jari
van der Waals untuk Ar, karena Ar tidak dapat membentuk ikatan yang kuat.
Wajar jika
kita membandingkan jari-jari metalik dengan jari-jari kovalen karena keduanya
menunjukkan ikatan yang sangat rapat. Akan tetapi tidak wajar bila kita
membandingkan jari-jari metalik dan jari-jari kovalen dengan jari-jari van der
Waals.
Kecenderungan
secara umum menunjukkan atom makin kecil sepanjang periode TERKECUALI pada
argon. Anda tidak dapat membandingkan hal yang tidak sejenis. Sebaiknya kita
mengabaikan argon pada diskusi selanjutnya.
Penjelasan kecenderungan
Jari-jari
metalik dan kovalen menunjukkan jarak dari inti ke pasangan elektron ikatan.
Jika tidak yakin dengan hal itu, kembali dan ikuti link sebelumnya.
Dari natrium
hingga klor, elektron ikatan semuanya berada di kulit ke-3, akan diperisai oleh
elektron pada kulit pertama dan kedua. Peningkatan jumlah proton dalam inti
sepanjang perioda akan meningkatkan tarikan elektron ikatan menjadi lebih dekat
ke inti. Jumlah pemerisaian sama untuk semua unsur
Elektronegativitas
/ keelektronegatifan
Keelektronegatifan
adalah ukuran kecenderungan atom untuk menarik pasangan elektron ikatan.
Skala Pauling adalah yang paling umum digunakan. Fluor (unsur yang paling
elektronegatif) diberi skala 4.0 dan nilai ini makin menurun hingga cesium dan
francium dengan keelektronegatifan terendah yaitu 0.7.
Kecenderungan
Kecenderungan
sepanjang periode diperlihatkan grafik di bawah ini:
Ingat bahwa
argon tidak dimasukkan. Keelektronegatifan adalah kecenderungan atom untuk
menarik pasangan elektron ikatan. Karena argon tidak membentuk ikatan
kovalen sehingga secara nyata tidak memiliki keelektronegatifan.
Penjelasan kecenderungan
Kecenderungan
dijelaskan dengan cara yang sama seperti kecenderungan pada jari-jari atom.
Sepanjang periode, elektron ikatan selalu berada pada kulit yang sama yaitu
kulit ke-3, dan selalu diperisai oleh elektron dalam yang sama.
Semuanya berbeda dalam hal jumlah proton yang terus meningkat dan tarikan
pasangan elektron ikatan makin mendekati inti.
Sifat-sifat
Fisik
Bagian ini
akan membahas daya hantar listrik serta titik leleh dan titik didih unsur-unsur
periode 3. Untuk memahami hal ini, hal yang harus Anda pahami adalah struktur
dari masing-masing unsur.
Struktur-struktur
unsur
Struktur
unsur-unsur berubah sepanjang periode 3. Tiga pertama merupakan metalik,
silikon adalah kovalen raksasa dan sisanya berupa molekul sederhana.
Tiga struktur metalik
Natrium,
magnesium dan alumunium semuanya memiliki struktur metalik.
Dalam natrium hanya ada satu elektron yang terlibat dalam ikatan metalik- satu
elektron 3s. Dalam magnesium, kedua elektron terluarnya terlibat, sedangkan
pada alumunium ketiga elektron terluarnya terlibat.
Sodium, magnesium and aluminium all have metallic structures.
Perbedaan
lain yang harus diperhatikan adalah cara penyusunan atom-atomnya dalam kristal
logam. Natrium mengalami koordinasi-8 di mana masing-masing atom natrium
bersentuhan dengan 8 atom natrium yang lain.
Magnesium
dan alumunium mengalami koordinasi-12 (meskipun dengan cara yang berbeda). Ini
adalah cara yang lebih efisien dalam menyusun atom-atom. Baik untuk mengurangi
pemborosan tempat / space dalam struktur logam dan ikatan logam yang
lebih kuat.
Silikon
memiliki struktur kovalen raksasa seperti intan. Bagian terkecil dari struktur
dapat dilihat seperti di bawah ini:
Strukturnya
terikat dengan ikatan kovalen yang kuat dalam tiga dimensi.
Empat struktur molekuler sederhana
Struktur
fosfor dan sulfur bermacam-macam tergantung pada jenis fosfor yang sedang
dibicarakan. Untuk fosfor kita anggap sebagai fosfor putih. Dan untuk sulfur
kita anggap salah satu dari bentuk kristal monoklin dan rombis.
Atom-atom
dalam masing-masing molekul terikat melalui ikatan kovalen (tentu saja kecuali
argon).
Dalam keadaan cair atau padat, molekul-molekulnya terikat satu sama lain dengan
gaya van der Waals.
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Jari-jari atom"
Posting Komentar