Kata Kunci: alumunium, argon, energi ionisasi, fosfor, jari atom, keelektronegatifan, klor, natrium, orbital, periode 3, silikon, sulfur, titik didih, titik leleh, van der waals
Hal ini
menggambarkan dan menjelaskan kecenderungan sifat-sifat atomik dan sifat-sifat
fisik unsur-unsur periode 3 mulai dari natrium hingga argon. Hal yang dibahas
meliputi energi ionisasi, jari-jari atom, elektronegativitas, daya hantar arus
listrik, titik leleh dan titik didih.
Sifat-sifat
Atomik
Struktur/konfigurasi elektronik
Pada periode
3 dalam tabel periodik, orbital 3s
dan 3p terisi oleh elektron. Hanya sekedar mengingatkan, berikut versi singkat konfigurasi
elektron untuk delapan unsur periode 3 adalah:
|
Na
|
[Ne] 3s1
|
|
Mg
|
[Ne] 3s2
|
|
Al
|
[Ne] 3s2 3px1
|
|
Si
|
[Ne] 3s2 3px1 3py1
|
|
P
|
[Ne] 3s2 3px1 3py1
3pz1
|
|
S
|
[Ne] 3s2 3px2 3py1
3pz1
|
|
Cl
|
[Ne] 3s2 3px2 3py2
3pz1
|
|
Ar
|
[Ne] 3s2 3px2 3py2
3pz2
|
Dalam tiap
kasus, [Ne] menunjukkan struktur elektronik yang lengkap dari atom neon.
Energi
ionisasi pertama
Energi
ionisasi pertama adalah energi yang dibutuhkan untuk melepaskan satu elektron
yang terikat paling lemah dari satu mol atom dalam keadaan gas menjadi satu mol
ion dalam keadaan gas dengan muatan +1.
Dibutuhkan
energi untuk tiap perubahan 1 mol X.
Pola perubahan energi ionisasi pertama unsur-unsur sepanjang periode 3.
Perhatikan
bahwa secara umum kecenderungannya meningkat kecuali antara magnesium dan
alumunium serta antara fosfor dan sulfur yang menurun.
Penjelasan pola
Energi
ionisasi pertama dipengaruhi oleh:
- Muatan
dalam inti;
- Jarak
elektron terluar dari inti;
- Banyaknya
pemerisaian oleh elektron yang lebih dalam;
- Apakah
elektron dalam orbital berpasangan atau tidak.
Kecenderungan
meningkat
Dalam semua
unsur-unsur periode 3, elektron terluar berada pada kulit orbital ke-3.
Semuanya memiliki jarak yang sama dari inti / nukleus dan diperisai oleh
elektron yang sama yaitu elektron pada kulit pertama dan kedua.
Perbedaan yang paling utama adalah meningkatnya jumlah proton dalam inti mulai
dari natrium hingga argon. Hal inilah yang menyebabkan tarikan inti terhadap
elektron terluarnya makin besar sehingga meningkatkan energi ionisasi.
Pada kenyataannya meningkatnya muatan di dalam inti juga akan menarik elektron
terluar menjadi lebih dekat ke inti. Peningkatan energi ionisasi makin besar
sepanjang periode dari kiri ke kanan.
Penurunan
pada alumunium
Anda dapat
memperkirakan bahwa ukuran alumunium lebih besar dari pada magnesium karena
jumlah proton yang lebih banyak. Mengimbangi fakta bahwa elektron terluar dari
alumunium berada pada orbital 3p bukannya 3s.
Elektron pada orbital 3p sedikit lebih jauh dari inti dari pada elektron pada
orbital 3s, dan sebagian mendapatkan pemerisaian dari elektron 3s sebagai
elektron yang lebih dalam. Kedua faktor inilah yang mengimbangi jumlah proton
yang lebih banyak.
Penurunan
pada sulfur
Pada fosfor
ke sulfur, sesuatu yang lebih harus mengimbangi pengaruh proton yang lebih
banyak.
Pemerisaian yang sama pada fosfor dan sulfur (dari elektron yang lebih dalam,
pada beberapa tingkat dari elektron 3s), dan elektron yang akan dilepaskan
berasal dari orbital yang sama.
Perbedaannya
adalah bahwa pada sulfur, elektron yang akan dilepaskan berasal dari salah satu
elektron yang berpasangan pada orbital 3px2. Tolakan
antara 2 elektron yang berada dalam orbital yang sama menunjukkan bahwa
elektron lebih mudah dikeluarkan dari pada elektron yang tidak berpasangan.
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Sifat-sifat Atomik dan Sifat-sifat Fisik Unsur-unsur Periode 3"
Posting Komentar