Halaman ini
akan menjelaskan reaksi unsur Golongan II, yaitu berilium, magnesium, kalsium,
strontium, dan barium, dengan udara atau oksigen.
Fakta
Reaksi
dengan oksigen
Pembentukan oksida sederhana
Dengan
oksigen, logam-logam Golongan II ini terbakar membentuk logam oksida sederhana.
Berilium
sulit untuk terbakar kecuali dalam bentuk serbuk. Berilium memiliki lapisan
berilium oksida yang tipis tetapi kuat pada permukaannya, yang mencegah oksigen
baru untuk bereaksi dengan berilium dibawah lapisan tersebut.
X pada
persamaan diatas menunjukkan logam Golongan II.
Agak
mustahil untuk menemukan tren dalam reaksi logam Golongan II dengan oksigen.
Karena untuk itu kita harus mendapat logam yang sama-sama bebas dari lapisan
oksida, dengan luas permukaan dan bentuk yang setara, memiliki aliran oksigen
yang setara, dan dipanaskan sampai sama-sama mulai bereaksi. Tetapi ini
mustahil dilakukan!
Seperti apa
logam-logam ini ketika dibakar sedikit rumit!
* Berilium:
penulis belum dapat menemukan referensi (internet atau buku teks) mengenai
warna api yang dihasilkan dari pembakaran berilium. Mungkin percikan perak
seperti yang terjadi pada pembakaran magnesium atau alumunium.
* Magnesium:
pembakarannya menghasilkan api berwarna putih kuat.
* Kalsium:
agak sulit untuk mulai terbakar, tetapi kemudian terbakar cepat, menghasilkan
api putih kemudian sedikit merah.
* Strotium:
penulis belum pernah melihat pembakaran strontium, kemungkinan seperti kalsium,
tetapi dengan warna merah yang lebih kuat.
* Barium:
penulis hanya pernah melihat pembakaran barium melalui video, yang meyebutkan
api yang dihasilkan adalah berwarna hijau pucat, tetapi yang terlihat api
berwarna putih dengan sedikit hijau pucat.
Pembentukan peroksida
Strontium
dan barium juga bereaksi dengan oksigen membentuk strontium atau barium
peroksida.
Strontium membentuk
strontium peroksida jika dipanaskan dengan oksigen di bawah tekanan tinggi,
tetapi barium membentuk barium peroksida dengan pemanasan normal dengan
oksigen. Pada reaksi ini akan dihasilkan campuran barium oksida dan barium
peroksida.
Reaksi
dengan udara
Reaksilogam-logam
Golongan II dengan udara lebih rumit karena selain dengan oksigen, logam ini
juga bereaksi dengan nitrogen menghasilkan nitrida. Pada tiap kasus, akan
dihasilkan campuran logam oksida dan logam nitrida.
Persamaan
umum untuk reaksi ini adalah:
Debu putih
yang dihasilkan ketika membakar pita magnesium dengan udara adalah campuran
magnesium okisida dan magnesium nitrida.
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Reaksi Redoks Dalam Suasana Basa Kata Kunci: redoks basa"
Posting Komentar