Penulis akan mengutarakan makna firman Tuhan yang berhubungan dengan Kesatuan Roh Dalam Pembangunan Tubuh Kristus Dan Yang Berpadanan Dengan Panggilan.
4 : 1 LAI TB “Sebab itu aku menasehatkan kamu, aku orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang orang yang dipanggil berpadanandengan panggilan itu
NKJV. I therefore, the prisoner of the Lord, beseech you that ye walk worthy of the vocation wherewith ye are called,
Translit, Parakalo, (memanggil/ menyuruh/memerintahkan /menasehatkan, oun ( sebab itu), humas (kalian), ego ( aku ), hodesmios ( Orang
yang dipenjara), en (Didalam / karena ), Kurio(Tuhan ), axios
(sesuai), peripatise (supaya hidup), tis kliseos (dengan panggilan), his (yang ), eklithite (Kalian di panggil).
Menurut Abineno, kata
Παρακαλῶ, tidak dapat diterjemahkan menjadi menasehatkan saja seperti terjemahan LAI-TB.Kata
Παρακαλῶ mempunyai arti kata yang lebih luas. Pertama, Ia merupakan nasehat dalam percakapan ( yang mendorong dan melakukan karena rasa kwatir). Kedua, nasehat( percakapan/penghiburan), ini prinsip berbeda dengan tuntutan tuntutan hukum taurat. Ketiga, adalah nasehat yang lahir dari dan yang ditantang oleh kasih dalam kemurahan Kristus.
[1]
Kutipan diatas kata
Παρακαλῶ ( Parakalo ) selain arti menasehatkan, juga mendorong orang dari rasa kwatir untuk kuat dalam belajar. Karena karunia karunia yang peroleh berbeda beda menurut pemberian Kristus kepada masing masing yang dikehendakinya. Jangan disalahgunakan dan disalah artikan untuk kepentingan diri sendiri. Maka Paulus dari kata
Παρακαλῶ, mendorong jemaat agar semua beroleh kekuatan dari pelajaran yang mereka pelajari dari karunia karunia roh (1 Korintus 14 : 31).
Paulus juga menasehatkan dan mendorong serta memerintahkan, agar jemaat tidak hidup lagi seperti orang orang yang tidak mengenal Allah, yang hidup didalam nafsu daging, tetapi hidup didalam Roh Kudus.
4 : 2 LAI TB : Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanla kasihmu dalam hal saling membantu.
NKJV : With all lowliness and meekness, with longsuffering, forbearing one another inlove;
Translit : Meta ( dengan ), pasis (segala ), tapinophrosunis ( renadah hati ),
kai (dan ), praotitos (kelemahlembutan ), meta ( dengan ),
makrothumias ( kesabaran ), anekhomenoi ( bersabarlah), allilon
(satu sama lain), en (didalam ), agapi (kasih).
Dari terjemahan LAI menggunakan kata “Hendaklah” adalah sebuah kata permohonan dan penuh kerendahan hati dan sopan dan sifatnya mendesak urgent. Di ayat 1 dari kata
Παρακαλῶ, fritz Reinecker memberi pengertian dari kata diatas “ the world signifies a will of the eriterthat is at same time warm, personal and urgent,”
[2]. Permohonan pribadi Paulus mendesak dan meminta jemaat agar memiliki sifat rendah hati (
ταπεινοφροσύνης ).
Rendah hati cenderung artinya kepada sikap hati dalam bentuk fisik yang harus membungkuk ditanah tetapi masalah hati secara rohani. Sikap rohani seperti merendahkan diri sangat baik dimiliki oleh setiap orang kristen karena Yesus yang menjamin ketenangan jiwa . Mateus 11 : 29, “ Pikullah kuk yang kupasang dan belajarlah padaku, karena aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Sikap yang merendahkan diri yaitu menempatkan diri serendah mungkin dihadapan Tuhan untuk meyatakan hubungan vertikal antara Tuhan dengan manusia sebagai ciptaan yang mulia menaruh hormat setinggi mungkin kepada Tuhan sang pencipta, dengan cara nebempatkan diri serendah mungkin. Semakin kita merendahkan diri kita dihadapan Tuhan maka kita semakin dihormati.“Merendahkan diri sama artinya dengan menyembah, memuji, berlutut, membungkukkan diri atau jatuh menyembah disertai dihadapan orang lain”
[3]. Allah mengasihi orang yang merendahkan diri yang disertai dengan hati rendah.Meskipun seseorang membungkukkan tubuhnya kalau hatinya tidak menyembah Tuhan tidak ada gunanya.
Paulus meminta sikap yang lain, yaitu lemah lembut
πραΰτητος , ada kaitannya dengan buah roh. Salah satu buah roh adalah kelemah lembutan ( Galatia 5 : 23 ). Hati yang lembut inilah ciri ciri orang yang dipanggil dalam persekutuan Allah.Yang dikehendaki dalam kata
πραΰτητος adalah sikap orang yang tidak suka bertengkar dan marah.
[4]Dengan sikap yang lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan. Memakai cara ini Tuhan boleh memebri kesemapatan bagi mereka untuk dituntun dan dibina, sehingga mereka mengenal kesabaran ( 2 timotesus 2 : 25 ).Dan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawa, sebab Mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran. Sikap lemah lembut tidak dapat dilakukan oleh manusia tetapi melalui kuasa Roh kudus akan memampukan setiap orang yang menempatkan Roh Kudus dalam hidupnya dalam kehidupannya dikendalikan Roh Kudus.
Lemah lembut adala orang yang selalu menghindar dari perbuatan perbuatan yang selalu menimbulkan pertengkaran. “ Siapakah diantarakamu yang bijak dan berakal budi ?. baiklah ia dengan cara hidup yang baik, menyatakan perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari kelembutan ( Yakobus 3:13). Hikmat seseorang dapat mengindari perpecahan, bukan karena kekuatan dia, melainkan karena kekuasaan Roh Kudus.
Menurut John R.W. STOTT, “Lemah lembut adalah sikap orang kuat, yang mampu menguasai atau mengendalkan kekuatan yang menggejolak dalam dirinya dan ia melayani orang lain”
[5]. Artinya orang yang lemah lembut tidak sama artinya dengan orang lemah, tetapi ia kuatb dalam mengendalikan keadaan yang menegangkan. Istilah” Prautes” juga dipakai untuk binatang jinak.
[6]. Manusia hina karena berdosa, tetapi oleh karena kasih karunia Dari Tuhan mengasihi mereka dan mereka harus lemah lembut, mereka berasal dari lumpur dosa,dan mereka dianggap sebagai anak anak Allah. Orang yang kasar tidak disukai orang dan tidak disuskai oleh Tuhan.
Menurut Aristoteles seorang pemikir Yunani mendefenisikan “Prautes´ sebagi sifat penegah antara sangat marah dan tidak pernah marah, orang yang marah kalau ada orang lain maka orang lain akan mnederita karena kemarahannya itu
[7].
Dari kutipan diatasa kata lemah lembut adalah orang yang selalu marah saat yang tepat ia marah. “Rendah ahti dan lemah lembut erat bersatu”
[8].Disini kita memahami orang yang bersatu memiliki sikap rendah hati dan lemah lembut. Berarti orang dan yang tidak rendah hati dan orang yang tidak lemah lembut tidak ada kesatuan hati.
Sikap lemah lembut ini adalah sikap dari Allah yang diberikan kepada orang orang kepunyaanNya. Orang kristen adalah orang kepunyaan Allah dan jemaat adalah tubuh Kristus, kepunyaan Kristus sendiri, dan seyogianyalah memiliki sikap rendah hati dan lemah lembut. Dan karena Allah ,memberikan sikap ini didalam RohNya, hendaklah jemaat kristen menerimaNya, dan tidak menolak, menolak pemberiaan Allah sama dengan menolak Allah.
4 : 3 LAI TB : Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera.
NKJV : Endeavouring to keep the unity of the Spirit in the bond of peace.
Translit, Spoudazontes (Sambil berusahalah dengan sungguh sunggu ), terein (
memelihara), tin henotita ( Kesatuan ), tou pneumatos (Roh ), en (dengan), to sundesmo ( Pengikat ), tis irinis ( damai sejahtera )
Kata Yunani
σπουδάζοντες partisip ( cara / tujuan ), dan juka infinitif dia mempunyai arti Berusaha atau berupaya untuk.
[9] Dari pemaahaman ini ada suatu pekerjaan yang harus dilakukan terus menerus dan berupaya untuk mengerjakannya, ‘’Hanya kami harus tetap mengingat orang orang miskindan memang itulah yang sunggu sunggu kuusahakan melakukannya ( Galatia 2 : 10 ) . Paulus mengingat orang miskin, yang mungkin belum terlayani atau sedang terlaksana, tetapi mengusahakan untuk melayani atau berupaya mempertahankan terus menerus melakukan pelayanan pengasihan.Hal ini upaya bukan hanya mengingat tetapi melaksanakan. Demikian juga dalam 2 Timoteus 2 : 15 ) “ Usahakanlah supaya engaku layak dihadapan Allah, sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu “.
Jadi karena damai sejahtera itu sumbernya dari Allah, tinggi dan luas, dan merupakan buah roh, oleh karena itu ia merupakan kekuatan yang tak dapat diselami oleh manusia. Dan damai sejahera inilah merupakan pengikat manusia yang satu dengan manusia yang lain. Menurut Paulus tidak ada alat yang lain untuk suatu ikatan selain damai sejahtera. Kesatuan yang diikat oleh damai sejahtra ialah satu tubuh dan satu roh sesuai dengan inti panggilan.
4 : 4 LAI TB : Satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan, Yang terkandung dalam panggilanmu.
NKJV : There is one body, and one Spirit, even as ye are called in one hope of your calling;
Translit : Hen (satu ), soma (tubuh ), kai (dan ), hen ( satu ), pneuma (roh), kathos ( sama seperti ), kai (juga ), eklithite ( Kalian telah di panggil), en (didalam), mia (satu), elpid (harapan ), tis kliseos ( dari panggilan ), humon ( kalian ).
Satu tubuh adalah organisme yang kepala adalah Yesus Kristus.Merupakan gambaran jemaat yang terdiri dari angota angota jemaat dalam satu organisasi secara pribadi demi pribadi dan organisasi yang mempunyai satu kepala yaitu Yesus Kristus. Angota angota jemaat terdiri dari berbagai organisasi gereja , tetapi satu gembala bagi anggota orang percaya. Organisme merupakan ciptaan baru dan memiliki hanya satu roh yang memberi hidup bagi masing masing anggota tubuh.
Orang percaya dipanggil untuk satu badan didalam Kristus dan dilakukan untuk bersama dan hidup didalam satu roh yaitu roh kudus. Didalam satu tubuh menjadi kawanan kawanan orang orang kudus dan orang orang keluarga Allah. Meskipundahulu merupak orang orang pendatang dan orang asing, tetapi sekarang telah menjadi kudus dan menjadi satu keluarga , yaitru keluarga Allah.
Dengan roh Allah, orang asing dan pendatang dijadikan menjadi satu keluarga Allah dan satu roh sebagai kawanan orang orang kudus. Dan roh kudus inilah yang mencipta dan memelihra kesatuan jemaat sebagi tubuh Kristus. Di dalam roh Tubuh Kristus dibangun orang orang pervaya agar memperoleh jalan masuk kepada bapa. Roh jemaat dipenuhi roh kudus dalam ibadah sehingga dapat memuji dan memuliakan Tuhan dan dapat menasehati satu dengan yang lain.
Satu tubuh dan satu pengharapan yang terkandung di dalam panggilan jemaat Efesus.Jemaat telah mendapat bagian didalam roh kudus. Di dalam Yesus Kristus angota angota jemaat yang dahulu hidup dalam kematian ( Efesus 2 : 1 – 2 ), dipanggil dalam satu pengharapan, yaitu hidup. Sejak jemaat dibaptis telah menjadi anggota tubuh Kristus, yang hidup dan mempunyai pengharapan.Didalam tubuh yang mempunyai pengharapan itu, di tuntut agar dijaga dan dipelihara dan dilindungi.Jemaat di Efesus oleh pemberitaan injil meperoleh kesatuan roh. Roh yang satu menghubungkan semua orang menjadi jemaat yang bersatu dalam membangun tubuh Kristus didalam satu kesatuan.
4 : 5 LAI TB : Satu Tuhan, satu iman, satu baptisan.
NKJV : One Lord, one faith, one baptism,
Translit : Heis ( satu ), Kurios ( tuhan ), mia ( satu ), pistis ( Iman ), hen (satu ), baptisma (baptisan ).
Kristus diakui sebagai satu satunya Tuhan ( his Kurios). Mula mula timbul sebagai reaksi terhadap adanya bernacam macam tuhan yang dipuja oleh orang orang kafir. Kemudian gelar Krios dirangkaikan dengan Yesus menjadi satu menjadi satu nama yang kembar “Delling “ dengan menyebut Yesus itu Kurio ( 1 Korintus 8 : 15 )
[10]
Jemaat bukan saja mengakuiNya sebagai satu satunya Tuhan yang berkuasa penuh atas bumi dan alam semesta, atas sekalian manusia, atas malaikat malaikat dan kuasa kuasa jahat, atas sorga dan neraka tetapi juga Tuhan sebgai YHWE”
[11] .
Menurut Barcklay , pemakaian kata kurios ada: Kata itu dapat berarti TUAN, sebagai lawan dari hamba atau budak , dan kata itu juga lazim digunakan sebagai gelar di kekaisaran Roma . Jadi jelaslah bahwa orang orang kristen secara bersama sama dipersatukan, sebab mereka semua adalah milik dan sekaligus kepunyaan satu raja dan satu tuhan.
[12]
Abibeno memandang iman didalam Efesus 4 : 5, iman itu adalah anugrah Allah, itu diciptakan oleh roh kudus yang berdiam dihati angota jemaat. Tanpa roh kudus jemaat tidak akan percaya dan tidak dapat mengaku ,,,,” Yesus adalah Tuhan “, kecuali oleh Roh Kudus 1 korintus 12 : 3.
[13] Dari kutipan ini iman merupakan karya roh kudus di hati jemaat sehingga mereka mengakui Yesus sebagai Tuhan dan percaya kepadaNya. Abibeno memberikan pandangan, bahwa iman itu akta manusia.Iman itu yang dikaruniakan oleh roh dan diterima jemaat sebagai tubuh”.
[14]Pandangan diatas memberikan penjelasan bahwa pengakuan dan kepercayaan kepada satu Tuhan dan pengharapan kepada Yesus Kristus.
4 : 6 LAI TB : Satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam Semua.
NKJV : One God and Father of all, who is above all, and through all, and in you all.
Translit : Heis ( satu ), theos ( Allah ), kai ( dan yaitu ), pater ( bapa ), panton (dari semua), ho ( dia yang), epi ( diatas ), panton (semua), kai (dan), en ( didalam ), pasin( semua), humin (kalian).
Semua orang orang kristen pada hakekatnya adalah anak anak Allah, dan Allah sebagai bapak didalam Yesus Kristus, karena Yesus Kristus menebus umat manusia dari segala belenggu dosa untuk menjadi anak anak Allah. John STOTT memebri pernyataan tentang Allah Tritunggal menjadi tiga bagian. “Pertama , bapa yang satu menciptakan keluarga yang satu. Kedua, , Yesus yang satu menciptakan iman, pengharapan, dan baptisan yang satu. Ketiga Roh Kudus menciptakan tubuh yang satu. Selanjutnya kita dapat berkata, bahwa karena hanya Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus, maka hanya ada satu keluarga kristen yang satu iman dan pengharapan dan baptisan kristen, serta satu tubuh kristen.”
[15]
Dalam persekutuan yang hakiki ini, Allah mempersekutukan jemaat dalam mengabarkan injil untuk menjaring jiwa jiwa yang tersesat.Allah juga sebagai Kurios baik sebagi raja maupun sebagai bapa, yang mengasihi umatnya, dan jemaat dengan pengawasan yang penuh kasih. Menurut Barclay “ dalam ungkapan ini terkandung kuasa pengawasan Allah. Apapun yang terjadi, Allah tetap memberi pengawasanNya. Mungkin terjadi air bahn namun Ia bersemayam diatas air bah “
[16]
4 : 7 LAI TB : Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.
NKJV : But unto every one of us is given grace according to the measure of the gift of Christ.
Translit : Heni ) Kepada satu), de ( Tetapi ), Hekasto ( Masing masing ),
Himon (Dari Kita ), edothi ( Telah Diberikan ), Hi kharis (
Karunia ), kata ( Menurut ), To Metron( Ukuran ), Tis Doreas (Pemberian), Tou kristou ( Dari Kristus ).
Paulus memberitakan bahwa jemaat telah menerima pemberiaan dari Kristus yaitu
χάρις yang berbeda beda.
ἑνὶἑκάστῳ menurut kata ini B.F Drewes “ Berarti kepada kita masing masing “
[17]dan dapat diartikan dianugerahkan. Yesus yang menganugerahkan masing masing suatu karunia. Yesus mengetahui kepada siapa Ia menganugerahkan karunia itu sesuai dengan ukuranNya sendiri kepada masing masing yang Ia kehendaki sesuai dengan kerelaan hatiNya dan sesuai dengan talenta pelayanan.
Tentang pemberian Kristus karunia kepada masing masing yang dikehendakinya dipersaksikan didalam Efesus 4 : 8.
4 : 8 LAI TB : Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia
membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian pemberian kepada manusia."
NKJV : Wherefore he saith, When he ascended up on high, he led captivity captive, and gave gifts unto men.
Translit : Dio ( Seba itu ), Legei ( Ia berkata ), Anabas ( Ktika Ia Naik ), Eis (Kedalam), Hupos (Langit / Temapt Tinggi), Ikhmaloteusen aikhmalosian (Ia Menawan banyak Tawanan (Perang), Kai (dan), Edoken (Ia Memberikan),
Domata (Pemberianpemberian), Tois Anthropois (Kepada manusia ).
Paulus mengutip Nats ini dari Mazmur 68 : 19 . LAI TB , Engkau telah naik ketempat tinggi, telah membawa tawanan tawanan : Engkau telah menerima persembahan persembahan diantara manusia, bahkan dari pemberontak pemberontak untuk diam disana, ya Than Allah.
Dari kata kata “ Ia membawa tawanan tawanan”, hal ini yang dimaksud adalah tawanan tawanan perang. Banyak orang orang oleh jerat setan ketika Yesus Kristus naik kesorga. Tuhan membawa mereka didalam kasihNya dan bersatu didalam keluarga Allah dan mereka ditempatkan dalam pelayanan, baik sebagai jemaat maupun dalam jabatan jabatan persekutuan jemaat, serta menerima karunia karunia sesuai dengan jabatan jabatan masing masing.
Tawanan tawanan perang disini adalah yang terbelenggu dosa.Tetapi ketika mereka percaya kepada Yesus mereka terlepas dari belenggu itu, dan menjadi menang. William Barclay menjelaskan tentang Mazmur 68 : 19, “ Dalam Mazmur ini digambarkan kedatangan kembali seorang raja dengan kemenanganNya, Ia mendaki jalan Bukit Sion, menuju kelorong lorong kota Kudus, Ia membawa tawanan tawanan, berbaris sepanjang jalan, tawanannya terikat disampingNya untuk menmunjukkan kemenagan.
[18]
Seorang raja yang dimasud disini adalah Yesus Kristus, untuk menjalani penderitaan ia membawa tawanan tawanan yang bersama sama dengan Dia. “ Kemudia pemazmur menyebut sang pemenang yang menerima persembahan persembahan. Tetapi Paulus mengubahnya menjadi “ Memeberikan Karuni Kepada Manusia.
[19]
Juga Kenneth Borney menulis penerapan Mazmur 68 : 19 pada Efesus bahwa Paulus menerapkan kemenangan kemenangan Kristus Daudyang agung, atas bela tentara iblis dan kejahatan. Raja raja pada zaman dahulu, seperti daud biasanya membagikan pemberian kepada rakyatnya sesudah kemenangan dalam peperangan. Demikian pula kata Rasul Paulus, anak Daud membagikan pemberian pemberian kepada umatNya setelah ia beroleh kemenangan .
[20]
4 : 9 LAI TB : Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah?
NKJV : Now that he ascended, what is it but that he also descended first into the lower parts of the earth?
Translit : To de( adapun ), Anebi ( Ia telah naik ),Ti estin ( Apakah artinya), Ei me (kecuali ), Hoti ( Bawah ), Kai ( juga ), katebi ( Ia telah turun), Proton (Yang pertama), Eis ( kedalam ), Ta katotera (yang lebih bawah ), Meri ( bagian bagian ), Tis gis (Bumi ).
Pertanyaan bahwa “ Ia telah naik “, pasti diikuti pekerjaan “ Turun “. Menunjukkan bahwa hanya Kristus yang telah naik ke sorga setelah turun di kerajaan yang paling bawah pada saat Ia dikuburkan dan bangkit dari antara orang mati naik ke sorga.
4 ; 10 LAI TB : Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari
pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.
NKJV : He that descended is the same also that ascended up far above all heavens, that he might fill all things.)
Translit : Ho ( Ia Yang ), Katabas ( Telah turun ), Autos ( Ia ), Estin (Adalah), Kai (Juga), Ho (Yang), Anabas (Telah naik),
huperano ( Jauh diatas ), Ton ouranon( langit ), Hina (Supaya),
Plirosi ( ia memenuhi ), ta panta ( Segala sesuatu ).
Menurut Abibeno berkaitan dengan ayat 10, ia telah turun, Ia juga telah naik, jauh lebih tinggi dari semua langit, untuk memenuhi segala sesuatu. “Sesudah berkata kata tentang turunya Kristus kemuka bumi, maka Paulus menunjukkan kepada kenaikanNya, serta Paulus bertolak dari kenaikan Kristus kesorga.Ia telah turun, Ia telah naik. Ada suatu identitas. Kenaikan Kristus dan turunnya Kristus ke bumi Ia lakukan, dan menurut Paulus ada dua hal yang dilakukan ; Pertama, Bahwa Ia telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit. Kedua, yang merupakan tujuan dan maksud kenaikan Kristus yaitu memenuhi segala sesuatu.
[21]
Ia telah naik jauh lebih tinggi daripada semua langit, adalah merupakan dari mazmur 68 : 19, yang dikutip dari ayat 8. Kata Panton, ( daripada semua langit ). Disini menyatakan sifat transeden yang total dari “ Anabas “ ( Ia telah naik ), dan harus dihubungkan dengan alam pikiran Yahudi dan Perjanjian Lama yang sering berkata kata tentang langit dari segala langit.
[22]
Dari kutipan diatas merupakan kemahatianggian Allah, kemaha besaran Allah, yang mana langit dan bumipun harus memuliakan Allah.Ia yang menciptakan langit dan bumi dan segala isinya yang patut memuliakan Dia. Manusia adalah ciptaan yanganNya dan memberi nafas hidup yang merupakan karunia dari Allah yang maha tinggi.
4 : 11 LAI TB : Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar.
NKJV : And he gave some, apostles; and some, prophets; and some,
evangelists; and some, pastors and teachers
Translit : Ke ( adapun ), Autos ( Ia ), Edoken ( mengangkat ), Tous (
sebagian ), Men ( sungguh ), Apostolus ( utusan / rasul rasul ),
Tous de prophitas ( nabi ), Tous de euaggelistas ( pemberita
pemberita injil ), Tous de poimenas ( gembala gembala ),
didaskalous ( Pengajar pengajar) .
Kemahakuasaan yesus Kristus, Ia mengangkat pelayan pelayan secara khusus, yang Ia tempatkan didalam jemaat. Dari kata :
καὶαὐτὸςἔδωκεν dari translit ‘adapun Ia mengangkat
τοὺςμὲν sebagian sungguh”. Pelayan didalam jemaat sebgai Tubuh Kristus diantara mereka di khususkan atau dianigerahkan kepada yang dikehendakiNya dengan satu jabatan.Dalam kuasa Roh Kudus orang tersebut memiliki karunia karunia tertentu untuk tujuan Tuhan Yesus didalam jemaat tersebut.Ia memberikan kelebihan kelebihan pengetahuan kepada mereka sesuai kehendakNya. Orang orang yang Ia angkat ialah :
1. Utusan utusan / rasul rasul ( ἀποστόλους )
Kata rasul ( Apostolos ), berarti seseorang yang diutus, secara lengkap David mendefenisikan :Seseorang yang dipanggil oleh Kristus, dan diutus olehNya untuk memebritakan injil”
[23]
Seorang yang dipanggil oleh Kristus maupun baik yang dipanggil secara langsung oleh Kristus maupun yang dipanggil melalui Roh Kudus disebut Rasul. Pada zaman Tuhan Yesus sebelum mati dikayu salib Tuhan menetapkan 12 orang yang mengikuti Dia, dan setelah Yesus naik ke surga, Paulus ditetapkan sebagainRasulNya.
2. Nabi nabi ( προφήτας )
Sebagaimana yang dikatakan dalam Efesus 2 : 20 bahwa yang dibagun diatas para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu Penjuru. Nabi adalah juru bicara Allah. Didalam Alkitab istilah ini pada umumnya mengacu pada seseorang yang kepadanya diberi penyataan Allah yang harus diberitakan kepada orang lain.
3. Pemberita pemberita injil (εὐαγγελιστάς )
Kata ini hanya dipakai 3 kali dalam perjanjian baru yaitu Kisah 21 : 8 “ Filipus adalah seorang pemberita Injil dan Paulus memasuki rumahnya pada perjanjian missi , dan Efesus 4 : 11 adalah bagian dari jabatan atau karunia karunia yang diberikan Tuhan Yesus kepada mereka yaitu Rasul, dan nabi serta pemberita pemberita injil, dan 2 Tim 4 : 5 “ paulus memotivasi Timoteus agar melakukan pemberita injil.
Kedua kata ini dirangkai dengan kata “
καὶ ” berarti gembala gembala (
ποιμένας ) dan pengajar pengajar(διδασκάλους ) satu jabatan atau seiring, orang yang menjadi gembala bagi jemaat adalah juara bagi pengajar.“Gembala ialah nama umum untuk mereka yang diberi tugas untuk mengatur dan memimpin hidup jemaat”.Keaneka ragaman pemberian dan tugas adalah suatu ciri utama dari jemaat. Hal ini erat berhubungan dengan pelayanan yang Kristus percayakan kepada jemaat. Pelayanan itu begitu luas dan begitu banyak macamnya sehingga tidak dapat dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Itulah sebabnya Kristus memberikan kepadanya bermacam macam pelayan”
[24].
4 : 12 LAI TB : Untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus
NKJV : For the perfecting of the saints, for the work of the ministry, for the edifying of the body of Christ:
Translit : Pros (Untuk ), Ton Katartismon ( Perlengkapan ), Ton Hagion (Orang Orang kudus), Is ( Didalam ), Ergon ( Pekerjaan), Diakonias (Pelayanan), Is ( Di dalam ), Oikodomin (Pembinaan), Tou Somatos (Tubuh ), Tou kristou ( Krsistus )
Kata Katartismon berasal dari kata katarizo yang berarti mengatur, memulihkan, mempersiapkan, memeperlengkapi.
[25]Dari arti kata tersebut ada sesutu hal tujuan maksud yang berkaitan dengan karunia karunia yang diberikan kepada jemaat terutama pelayan pelayan yang ada didalam jemaat yaitu untuk memperlengkapi dan menyempurnakan.
Dan sama seperti Allah telah menata selurudari tubuh itu menurut fungsinya khusus untuk keseluruhan tubuh, demikian pula Allah telah menetapkan berbagai fungsi dalam jemaat melayani keseluruhan tubuh Kristus.
[26]
Dengan demikian, dapat dipahami bahwa orang percaya kepada Yesus Kristus adalah tubuh Kristus sebagai bagian dari organisme dari rtu8buh Kristus, yang masing masing adalah tataan dari Allah.Meskipun berbeda fungsi masing masing tetapi satu tujuan yaitu untuk tubuh Kristus semata, atau untuk jemaat itu sendiri. Kata membangun kata οἰκοδομὴ
Selain itu salah satu pengertian οἰκοδομεώmembangun kembali dikenal dalam istilah sekarang merenovasi. Dalam bahasa Inggris disebut “Renovate” yang artinya memperbaharui.
[27] Jadi pembangunan tubuh Kristus yang dalam hal ini adalah jemaat berarti pembangunan jemaat. Jemaat sama artinya dengan gereja.Menurut George Edom Ladd, “Gereja adalah kelompok kelompok orang percaya yang terbesar diseluruh kawasan Laut tengah dari Anthokia ke Roma yang tidak memiliki oragnisasi eksternal dan formal yang merngikat.”
[28]
4:13 LAI TB : Sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.
NKJV : Till we all come in the unity of the faith, and of the knowledge of the Son of God, unto aperfect man, unto the measure of the stature of the fulness of Christ:
Translit ; Mekhiri ( Sampai ) Katantisomen ( Kita mencapai ) Hoi Pantes ( Semua Orang ) Eis (Didalam) Tin henotita( Kesatuan ) Tis Pisteos (Iman) Kai ( Dan ) tis Epignoseos (Pengenalan) Tou Huiou ( Anak ) Tou theou (Allah) Eis ( Didalam ) Metron ( Ukuran ) Hilikias (UsiaDewasa ) Tou
Pliromatos ( Dari Kelimpahan ) Tou Kristou ( Dari SKristus )
Dimulai dari kata ,
μέχρι “ Till” “sampai” menyatakan sasaran yang hendak dicapai. Perlengkapan dan pembangunan tubuh Kristus yang dikerjakan dalam waktu yang lama sampai mereka yang diperlengkapi dalam pembangunan tubuh Kristus itu mencapai kesatuan iman ( The unity of the faith) dan pengetahuan yang benar tentang anak Allah ( The knowledge of the Son of god ). Kedua kata Genetivus ini “
πίστεως dan
ἐπιγνώσεως” merupakan apa yang dimaksud dengan Kesatuan (Henoti ) yaitu kesatuan dalam iman dan dalam pengetahuan yang benar tentang anak Allah
[29]
4:14 LAI TB : Sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan.
NKJV : That we henceforth be no more children, tossed to and fro, and
carried about with every wind of doctrine, by the sleight of men,
and cunning craftiness, Whereby they lie in wait to deceive;
Translit : Hina ( Sehingga) Miketi ( Bukan Lagi) Omen ( Kita Adalah ) Nipii (Kanak-Kanak) Kludonizomeni (Yang Diombangambingkan oleh ombak) Ke (dan) Peripheromeni ( dibawa Kesana Kemari) Panti (Oleh setiap)
Anemo ( Arus )Tis Didaskalias ( Dari Ajaran) En( Dengan ) Ti Kubia (Bermain Judi ) Ton Antropon ( Manusia Manusia ) En (Dengan) Panurgia(Kelicikan )Pros ( Dengan ) Tin Methodian ( Tipu Muslihat ) Tis Planis( Yang Menyelamatkan ).
Dari kata “
μηκέτι” = tidak lagi ; νήπιος = belum dewasa’
[30] νήπιος : Belum dewasa adalah anak kecil yang tidak dapat membedakan yang benar dan yang salah, yang tidak dapat mengucapkan kata yang pantas diucapkan dan yang tidak dapat diucapkan, tidak berbicara dengan benar, anak kecil berbicara dengan terbata bata dan tidak jelas kebenarannya. ”
[31]. Suatu permainan yang palsu yang sama sekali tidak membawa keberuntungan dan sifatnya tidak jujur yang isinya bohong dan dusta atau tipu daya yang hanya merupakan kelicikan manusia semata. Orang yang dapat tertipu daya oleh tipu daya manusia yaitu orangnya yang imannya muda belum sempurna dan belum dewasa dalam iman, belum memiliki pengetahuan yang benar tentang Anak Allah.
Oleh Kristen masih belum dewasa penuh bagaikan anak anak, ada yang dikuasai oleh hasrat akan hal hal yang baru serta gaya hidup yang serba baru. Kehidupan seperti itu akan membahayakan generasi baru. Hal ini merupakan salah satu permainan palsu, dan tipu daya dan sijahat.Untuk menangkis hal hal seperti itu harus hidup dalam Kristus Yesus. Sebagaimana William Barclay mengatakan “ satu satunya cara untuk menangkis godaan gaya baru dalam kehidupan beragama, serta menangkis bujuk rayu orang orang cerdik yang memikat adalah dengan bertumbuh terus didalam Kristus.
[32]
4:15 LAI TB : Tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
NKJV : But speaking the truth in love, may grow up into him in all things, which is the head, evenChrist:
Translit : Alovontes( berpeganglah Pada kebenaran ) De ( tetapi ) En ( Dalam) Agapi (Kasih )Auxisomen ( Kita berumbuh ) Is ( Di dalam) Auton ( Dia ) Ta Panta (Dalam segala Hal )Hos ( Yaitu) Estin (Adalah) I kephali (Kepala) Ho Khristos( Yaitu Kristus ).
Pada ayat 15 ini terdapat Kata “
δὲ” yang artinya “tetapi” adalah kontras dari kalimat negative pada ayat 14. “Kita bukan lagi anak anak”, dengan adanya kata “
δὲ” atau “tetapi” memberikan penekanan pada jemaat Efesus supaya merubah sikap kekanak kanakan bertumbuh didalam Kristus dengan cara “ Teguh berpegang didalam kasih.
ἀληθεύοντες = berpegang kepada kebenaran. Kebenaran adalah Yesus Kristus sebagaimana dikatakan didalam surat Yohannes 14 : 6 “ Akulah jalan dan kebenaran dan hidup”. Jika berpegang kepada kebenaran berarti berpegang kepada Yesus Kristus dengan teguh. Yesus adalah firman yang telah menjadi manusia ( Yoh 1 : 14 ). Dengan demikian berpegang kepada kebenaran berarti berpegang kepada firman Tuhan.Jadi kata
ἀληθεύοντες adalah pengrealisasikan firman kebenaran. Didalam Kristus memiliki harapan karena telah mendengarkan FirmanNya yang benar ketika kita percaya, dan dimateraikan oleh Roh Kudus. Firman Tuhan Kristus yang telah didengarkan orang percaya diinvestasikan kepada orang lain didasarkan atas kasih Yesus Kristus. Jadi berpegang kepada kebenaran dapat dilakukan melalui pemberitaan firman Tuhan dan pengrealisasikan firman kebenaran.Hal ini dapat dilakukan apabila ada kesatuan dengan Kristus Yesus.
4 : 5 LAI TB : Satu Tuhan, satu iman, satu baptisan.
4:16 LAI TB : Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu Oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.
NKJV : From whom the whole body fitly joined together and compacted by that which every joint supplieth, according to the effectual working in the measure of every part, maketh increase of the body unto the edifying of it self in love.
Translit : Eks (Dari )Hou ( Nya- Yang ) Pan ( Seluruh ) To Soma ( Tubuh) Sunarmologoumenon( Disatukan ) Dia ( Melaui ) Pasis (Setiap) Aphis (Sendi )Tis Ephikoresgias ( Yang Mendukung ) Kat (Sesuai Dengan ) Energeian (Fungsi) En ( Dengan ) Metro (Ukuran) Henos ( Dari Satu ) Hekastou ( Tiap tiap ) Merous (Bagian) Tin Auxisin ( Pembinaan ) Tou Somatos( Tubuh) Piitai (Membuat) Is (Untuk) Oikodomin (Pembangunan ) Eutu ( Dirinya ) En (Di Dalam ) Agapi ( Kasih)
“Pertama : dua particip smologoumenonunar kei sunbibazomenon sebagai aposisi pada subyek ( yang rapi tersusun dan di ikat menjadi satu ) . Dalam kedua participial ini terungkap kesatuan organis dari jemaat ( Tubuh Kristus )
[33].
“Kedua” : Dia poses hapis tis epkhorigia (Oleh Provosisi/ pelayanan segala sendinya). Epikhoregia ( bnd Filipi 1 : 19 ) = Supply, Provosisi, pemberian
[34].
Tetapi jemaat yang dimaksudkan kata kata diatas bergantung kepada kepala yang ditunjang dan diikat menjadi satu oleh jenis jenis pelayanan dan bidang bidang pelayanan
“Ketiga “ : Sebagai keterangan lanjutan dari Epichoregia terdapat kat energian ( sesuai dengan Energi, Kekuatan) yang diikuti oleh penjelasan en metroi henos hekastumerus ( Menurut ukuran dan tiap tiap bangian )
[35]
Jenis jenis pelayanan dan bidang bidang pelayanan yang berbeda beda disesuaikan dengan kekuatan yang dimiliki dari setiap sendi menurut ukuran tiap tiap bagian pelayanan itu sendiri. Di gereja Pentakosta Indonesia Sidang Marindal 1 ada beberapa jenis pelayanan : seperti pelayanan sekolah minggu, pelayanan pemuda, pendalaman Alkitab gabungan
[36]. Inilah contoh sendi sendi pelayanan yang mendukung ikatan pembangunan tubuh Kristus.
Dari uraian diatas nyatalah artinya Kasih Kristus dalam jemaat, yaitu yang membuat tubuh menjadi satu keseluruhan, yang mengikat segala sendi tubuh dengan erat dan menghubungkan sendi sendi itu menurut fungsinya masing masing dan yang memberika kekuatan kepada tiap tiap sendi untuk memberikan pelayanannya kepada seluruh tubuh, yang membangun diri sendiri.
Jadi jelaslah bahwa jemaat digambarkan sebagai tubuh manusia dan diseluruh tubuh memiliki fungsi yang berbeda beda. Namun tersusun rapi didalam satu tubuh yang memiliki satu kepala yang didalamnya ada otak yang menggerakkan seluruh kegiatan anggota anggota tubuh.
Demikian juga didalam jemaat terdapat berbagai bidang pelayanan namun hanya satu yang dibangun yaitu jemaat didalam Kristus sebagai kepala.Dari padaNyalah semua jemaat dapat dibangun melalui karunia karunia yang dianugerahkan sesuai dengan ukuran pemberian Kristus.
[1] JL.Ch.Abineno, Tafsiran Alkitab Surat Efesus, Jakarta BPK Gunung Mulia, 2003, hal 113
[2] .fritz Reineker, A linguitic Key To The Greek New Testament, USA: garand rapids, Michigan, 1976, hal 530
[3] Barclay. M. Newuman Ir. Kamus Yunani, Indonesia. Jakarta BPK Gunung Mulia , 1990, hal 144
[4] Jl.Ch.Albineno. Tafsiran surat Efesus.Jakarta BPK Gunung Mulia.2003 . hal 115
[5] John R. W.STOTT. Seri Pemahaman dan Penerapan Amanat Alkitab Masa Kini Efesus mewujudkan masyarakat Baru Di Dalam dan Melalui Yesus Kristus, Jakarta.YKBK/OMF, 2003.Hal 134.
[6] John R. W.STOTT. Seri Pemahaman dan Penerapan Amanat Alkitab Masa Kini Efesus mewujudkan masyarakat Baru Di Dalam dan Melalui Yesus Kristus, Jakarta.YKBK/OMF, 2003.Hal 134.
[7]William Barclay.Pemahaman Alkitab setiap hari Galatia Efesus. Jakarta.BPK Gunung Mulia ,2000 ,hal 206
[8] JL.Ch.Abineno. Tafsiran Alkitab Surat Efesus, Jakarta BPK Gunung Mulia. 2003. Hal 116
[9]B.F.Drewes, Wilfrid Haubeck, Heinrich Von Siebenthal, Kunci bahasa Yunani Perjanjian Baru Surat Roma Hingga Kitab Wahyu. Jakarta, BPK.Gunung Mulia. 2006 ,hal 163 )
[10] Jl. Ch. Abibeno , tafsiran alkitab Surat Efesus, Jakarta BPK Gunung Mulia, 2003. Hal 121
[11] Jl. Ch. Abibeno , tafsiran alkitab Surat Efesus, Jakarta BPK Gunung Mulia, 2003. Hal 121
[12] William Barclay, Pemaham,an Alkitab Setiap Hari Galatia Efesus, Jakarta BPK Gunung Mulia, 2000, hal 212
[13] Jl.Ch. Abibeno .Tafsiran Alkitab Surat Efesus.Jakarta BPK Gunung Mulia. 2003. Hal 122
[15] .John.RW.Stott, seri pemahaman dan penerapan Amanat Alkitab Masa Kini Efesus Mewujudkan Masyarakat Yang Baru Di dalam Dan Melalui Yesus kristus, Jakarta Komunikasi Bina Kasih/ OMF 2000, hal 146
[16] . William barclay. Pemahaman Alkitab Setiap hari surat Galatia dan Efesus . Jakarta. BPK Gunung Mulia .2000, hal 213
[17] B.F. Drewes .Kunci Bahasa Yunani Perjanjian baru Surat Roma Hingga Kitab Wahyu. Jakarta BPK Gunung Mulia .2006 . Hal 163
[18] William Barclay, Pemahaman Alkitab Setiap Hari Galatia / Efesus .Jakarta BPK Gunung Mulia. 2000. Hal 215
[20] Keneth Barney . Surat Efesus “ Malang. Gandum Mas . 2001. Hal 65
[21] Jl Ch.Abineno. Tafsiran Surat Efesus. Jakarta. BPK Gunung Mulia, 2003 , hal 129
[23]David L bakker.Roh dan Kerohanian Dalam Jemaat. Jakarta BPK Gunung Mulia ,Jakarta 2004 hal 87
[24]JL.CH. Abineno. Tafsiran Alkitab Surat Efesus .Jakarta BPK Gunung Mulia. Jakarta .2003 .hal 132
[25] B. F.Drewes, Wilfried Haubeck, Heinrich Von Siebenthal, Kunci Bahasa Yunani Perjanjian baru Surat Roma Hingga Wahyu, Jakarta . BPK Gunung Mulia. 2006 hal 162
[26] V .C. Pfitzner , Ulasan atas 1 korintus Kesatuan dalam kepelbagaian, Jakarta. BPK Gunung Mulia, 2001. Hal 117
[27].John.M.Echolas dan Hasan Shadly, Kamus Inggris-Indonesia.Jakarta. Gramedia.Pusataka Utama.2003, hal 117
[28]George Edom Ladd. Theologia Perjanjian Baru Jilid 2. Bandung; Yayasan Kalam Hidup, 1999, hal 318
[29] Jl.CH. Abineno, Tafsiran alkitab Surat Efesus .Jakarta.:BPK Gunung Mulia. 2003 Hal.137
[30].B.F Drewes, Wilfrid Haubeck.Kunci bahasa Yunani Perjanjian Baru Surat Roma Hingga Kitab Wahyu, Jakarta. BPK Gunung Mulia, 2006 hal 164
[31]William Barclay, Pemahaman Alkitab Setiap hari Galatia Efesus, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000 hal 226.
[32] .William Barclay, Pemahaman Alkitab Setiap hari Galatia Efesus, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2000 hal 226.
[33] Jl.CH. Abineno, Tafsiran Alkitab Surat Efesus, Jakarta: BPK Gunung Mulia,2003, hal 134
54.Anggaran Dasar Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Marindal 1 tahun 2013
Belum ada tanggapan untuk "Tafsiran Ayat Efesus 4 : 1 – 1 6"
Posting Komentar