Urine
a. Ditinjau dari segi logika, jelas urine itu salah satu benda cair yang menjijikkan, sehingga apabila dijadikan obat banyak orang yang enggan melakukannya. Apalagi jaman sekarang banyak obat yang beredar di masyarakat yang mudah untuk mendapatkannya.
b. Ditinjau dari segi normatif hal ini jelas bertentangan dengan Fiqih Islam dimana air kencing termasuk benda yang najis, sesuai dengan Sabda Rasulullah SAW yang artinya sebagai berikut:
“Sesungguhnya Ummu Qais telah datang kepada Rasulullah SAW beserta anaknya laki-laki kecil yang belum makan-makanan selain dari pada susu, sesampainya di depan Rasulullah, beliau dudukkan anak itu dipangkuan beliau, kemudian dikencinginya, lalu beliau meminta air, lantas beliau percikkan air itu kepada kencing anak tadi dan tidak beliau basuh kencing itu.
c. Dalam Hadits yang lain Nabi Muhammad SAW bersabda: “Beliau telah melalui dua buah Kuburan, ketika itu beliau berkata: “Ke dua orang yang ada dalam kubur ini disiksa. Yang seorang disiksa karena mengadu domba, dan yang satu lagi disiksa karena tidak meng-istinja’ kencingnya.
d. Kalau melihat Hadits di atas jelas bahwa urine itu termasuk benda yang najis yang dapat mengakibatkan siksa kubur. Karena itu umat Islam banyak yang enggan berobat dengan menggunakan urine.
e. Tetapi kami penulis menemukan di masyarakat banyak juga orang yang melakukan pengobatan dengan urine karena mereka sudah berusaha melakukan pengobatan lewat medis tetapi dalam waktu yang lama belum ada hasilnya, bahkan penyakitnya bertambah parah. Sehingga mereka banyak yang melakukan pengobatan alternatif, salah satunya pengobatan dengan menggunakan urine atau air kencing. Kenyataannya mereka banyak yang sembuh lantaran urine tadi.
f. Mereka yang melakukan pengobatan dengan urine karena menggunakan dasar Al-Qur'an Surat Al-Baqoroh ayat 173 yang artinya “Barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak pula melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
g. Juga menggunakan dasar dari Al-Qur'an Surat Al-Maidah ayat 32 artinya sebagai berikut: “Dan barang siapa memelihara kehidupan seorang manusia maka seolah-olah ia memelihara kehidupan manusia semuanya”.
Jadi mereka melakukan pengobatan dengan urine karena semata-mata ingin mempertahankan hidup.
h. Ditinjau dari Medis ternyata urine mengandung “Antioksidan” yang merupakan senjata ampuh untuk melumpuhkan radikal bebas yang berkeliaran di sekitar dan di dalam tubuh kita. Maka dengan terapi urine bisa menjadi alternatif bagi mereka yang kurang mendapatkannya cukup asupan antioksidan dari makanan dan minuman. Selain untuk pengobatan urine bermanfaat untuk menghambat proses penuaan, karena didalam urine yang mengandung antioksidan di dalamnya terdapat: betakaroten, Vitamin C, dan Vitamin F.
Benarkah hal itu harus demikian????
2. Apa Obat Ciptaan Tuhan yang Maha Berilmu?

Apa jawabannya? Jawabnya tidak lain adalah MADU, sesuai dengan firman Allah dalam surat An Nahl ayat 68:
4ym÷rr&ur y7/u n<Î) È@øtª[$# Èbr& ÉϪB$# z`ÏB ÉA$t6Ågø:$# $Y?qãç/ z`ÏBur Ìyf¤±9$# $£JÏBur tbqä©Ì÷èt ÇÏÑÈ
“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah rumah-rumah (sarang) di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibuat manusia”,
dan ayat: 69:
§NèO Í?ä. `ÏB Èe@ä. ÏNºtyJ¨W9$# Å5è=ó$sù @ç7ß Å7În/u Wxä9è 4 ßlãøs .`ÏB $ygÏRqäÜç/ Ò>#u° ì#Î=tFøC ¼çmçRºuqø9r& ÏmÏù Öä!$xÿÏ© Ĩ$¨Z=Ïj9 3 ¨bÎ) Îû y7Ï9ºs ZptUy 5Qöqs)Ïj9 tbrã©3xÿtGt ÇÏÒÈ
“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagimu. Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan).
Menurut pemikiran penulis “Hendaknya kalian mengambil manfaat dari dua obat ini yaitu Madu & Al Qur'an”. Dengan demikian jelaslah bahwa Madu adalah ciptaan Allah.
a. Produk Perlengkapan Yang Menakjubkan
Yang dimaksud produk perlebahan disini, meliputi:
1) Madu
Mengandung bermacam-macam mineral, vitamin, asam-asam organik termasuk di dalamnya suatu zat yang disebut Biogenetik stimulan yang dapat merangsang keaktifan pertumbuhan manusia. Juga mengandung asam amino esensial, karbohidrat gula dan sebagainya.
Manfaat madu sangat besar seperti dialami IBNU SINA, sarjana terkenal di bidang Tabiban dan Filsafat. Dalam usia tuanya masih kelihatan sehat, segar, dan bugar layaknya seorang pemuda. Ketika ditanya apa resepnya, dia mengatakan bahwa makanannya selalu dicampur dengan madu.
2) Royal Jelly
Cairan putih yang dihasilkan oleh kelenjar kepala (Hypopharyngeal) lebah pekerja muda. Komposisi kimianya sangat kompleks, berbagi zat gizi tinggi terdapat didalamnya. Juga mengandung unsur-unsur DNA-RNA serta kolagen yang berfungsi sebagai elemen anti penuaan. Selain itu juga mengandung Gamaglobulin (sebagai anti infeksi dan stimulator daya tahan tubuh) serta Asam Decanoic (sebagai anti biotika kuat terhadap banyak bakteri dan jamur) juga vitamin-vitamin dan asam amino.
3) Bee Pollen
Berasal dari serbuk sati bunga jantan. Ketika lebah menghisap nektar (bakal madu) dari bunga, lebih juga mengumpulkan serbuk sari yang melekat pada kantong (keranjang) pollen pada kedua kaki belakang lebah. Bee Pollen ini mengadung vitamin, asam amino (termasuk asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh untuk regenerasi), mineral, enzim, koenzim, karbohidrat, asam lemak esensial dll. Bee Pollen ini membantu meningkatkan penggunaan energi, memperkuat daya tahan tubuh, memperlancar peredaran darah dan membantu memperbaiki fungsi organ tubuh.
4) Bee Propolis
Subtansi bergetah yang melindungi tunas-tunas daun dan mencegah agar tidak kering. Bee Propolis mengandung vitamin, asam amino, mineral, serta kaya akan BIOFLAVONID alami sebagai pembentuk sifat-sifat anti biotik.
Menurut Dr. Remy Chauvin, seorang tokoh terkemuka dunia bidang terapi lebah mengatakan: sifat-sifat Propolis adalah anti bakteri dan anti virus bekerja meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan merangsang sistem kekebalan dari dalam.
Madu telah digunakan berabad-abad untuk pengobatan dan pencegahan penyakit. Penelitian tentang produk perlebahan ini telah berlangsung bertahun-tahun lamanya sampai hari inipun konferensi perlebahan internasional masih dilakukan secara kontinyu.

Berdasarkan penelitian itulah diketahui komposisi dari MADU dibagi menjadi 2 bagian:
1) Kelompok Yang Sudah Diketahui
· Protein yang terdiri dari Asam Amino Esensial
· Mineral
· Vitamin
· Rutin (zat yang penting untuk memperkuat pembuluh darah kapiler)
· Enzim (penting untuk mencerna dan mengasimilasi gizi)
· Asam lemak, mengadung asam lemak tak jenuh tinggi yang menyehatkan dan tidak mengandung kolesterol
· Lain-lain seperti karbohidrat, serat, abu dan yodium.
2) Kelompok Yang Belum Diketahui
Trace Element (substansi kimia yang ditemukan) yang secara alamiah belum dapat dipisahkan dan belum dapat diidentifikasi. Beberapa ahli percaya, bahwa zat ini adalah yang merupakan “KEAJAIBAN” lebah, ini adalah ilmu Allah yang DISCLOSE (tidak diungkapkan oleh Allah SWT kepada manusia), supaya manusia tidak dapat menandingi Allah SWT dalam karyaNya.
Beberapa unsur telah dibukakan oleh Allah SWT dan dapat diidentifikasi oleh manusia, kemudian ditiru komposisinya dan dijadikan obat-obatan. Selanjutnya dijual dengan harga yang cukup mahal, misalnya vitamin C dalam produk Vitacimin, Calsium D Redoxon dan sebagainya.
Namun obat-obatan buatan manusia tetap tidak dapat menyamai keunggulan obat buatan Tuhan. Untuk mengatasi satu penyakit dibutuhkan banyak obat buatan manusia sekaligus dengan berbagai efek sampingnya.
Hal ini menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sangat inferior dibandingkan Allah Sang Pencipta. Obat buatan Allah, satu kali diturunkan ke dunia untuk selamanya, untuk segala jenis penyakit dan tanpa efek samping.
Dari kajian ini dapat dibuktikan bahwa, ke Maha Besaran Allah SWT tidak dapat dibandingkan dengan manusia yang penuh dengan kekurangan.
Belum ada tanggapan untuk "APA ITU URINE"
Posting Komentar