Batuk, pada dasarnya merupakan suatu refleks yang pusat pengaturannya berada di otak. Refleks batuk ini juga merupakan salah satu sistem pertahanan tubuh terhadap benda asing yang masuk ke saluran napas. Ketika tersedak, ketika terkena infeksi flu, maka lendir berlebihan akan dibatukkan oleh tubuh kita. Lihat gambar sebelah kanan yang dikeluarkan oleh CDC ... disitu dinyatakan bahwa pada umumnya batuk dan radang tenggorokan tidak membutuhkan terapi antibiotika. Perbanyak minum ... maka batukpun akan mereda karena lendir menjadi lebih encer dan lebih mudah untuk dikeluarkan.
Batuk akibat meningkatnya produksi dahak kebanyakan disebabkan infeksi virus atau alergi. Batuk akibat infeksi virus flu misalnya bisa berlangsung sampai dengan 2 minggu bahkan lebih lama lagi bila anak kita sensitif atau alergi, atau bila di rumah ada anak lain yang lebih besar atau yang juga sedang sakit.
Istilah bronkitis sendiri tidak mencerminkan suatu etiologi. Penelitian membuktikan bahwa bronkitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan merupakan suatu kondisi yang sifatnta self limiting. Penelitian pada 1398 anak yang keluhan utamanya batuk juga menunjukkan bahwa 88% anak tersebut diresepkan antibiotik sehingga menunjukkan ”keyakinan” para dokter seolah kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteria. Pemberian antibiotik sebaiknya ditunda sampai penyebabnya diketahui dengan pasti. Secara garis besar, penyebab pada bayi dan anak kecil adalah virus parainfluensa, RSV, dan virus influensa. Pada anak berusia > 5 tahun umumnya juga disebakan oleh infeksi virus meski kadang perl;u dipikirkan infeksi Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia pneumonia. Batuk lama pada anak besar bisa karena pertusis, M pneumoniae, tetapi kebanyakan disebabkan karena alergi dan infeksi virus sehingga kebanyakan tidak membutuhkan antibiotik. Infeksi M pneumoniae umumnya bersifat ringan keculai pada remaja dan anak besar yang bisa menyebabkan batuk lama atu pneumonia, dalam hal ini barulah diperlukan antibiotik. Pada anak besar, batuk yang sangat lama (lebih dari 4 – 8 minggu) pikirkan kemungkinan hipersensitivitas saluran napas, aspirasi benda asing, tuberkulosis, pertusis, cystic fibrosis, atau sinusitis; dalam kondisi ini terapi antibiotik perlu dipertimbangkan.
TATALAKSANA: prinsipnya mencari tahu penyebabnya
Batuk karena produksi dahak berlebihan, upayakan untuk mengurangi
produksi lendir:
·
Minum banyak yang hangat, Bayi - bantal agak tinggi,
·
Jangan ada asap rokok, Ruangan jangan kering (Moist air)
· Umumnya NO – ANTIBIOTICS; NO penekan refleks batuk codein,
dekstrometorfan (DMP).
· Batuk bukan penyakit,
Cari penyebabnya.
·
Obat batuk?
Tidak ada! Kecuali batuiknya karena asma
STEROID
Steroid adalah suatu hormon seks yang dihasilkan
oleh kelenjar anak ginjal. Tidak sedikit dokter yang menganggap steroid sebagai
“obat dewa” khususnya pada anak batuk. Padahal penggunaan steroid dapat
menimbulkan berbagai efek samping terutama bila pemberiannya berulang-ulang
atau untuk jangka panjang. Pemberian steroid jangka panjang akan menekan
kelenjar anak ginjal agar tidak terjadi kelebihan konsentrasi steroid dalam
darah yang bersangkutan. Oleh karena itu, penghentian steroid setelah suatu
terapi jangka panjang, harus dilakukan perlahan-lahan secara bertahap.Bila
steroid dihentikan secara mendadak maka akan terjadi suatu kondisi
kegawatdaruratan akibat krisis kelenjar adrenal. Tubuh yang tiba-tiba tidak
memiliki pasokan steroid akan mengalami kekacauan elektrolit (Natrium dan
Kalium), hipoglikemi (penurunan kadar gula darah), hipotensi, dan lain-lain
Kapan
steroid benar-benar dibutuhkan oleh tubuh kita? Berikut ini adalah beberapa
indikasi pemberian steroid:
-
Penyakit autoimun
-
Asma
-
Reaksi alergi yang berat
-
“Doping”
-
Pasca transplantasi organ
Efek samping yang dapat terjadi adalah sebagai berikut:
-
Osteoporosis (pengeroposan tulang)
-
Fraktur spontan (patah tulang tanpa didahului trauma yang
bermakna)
-
Penampilan Cushingoid (antara lain wajah dengan pipi
tembam, alis tebal, kumis, berbulu, striae atau gurat-gurat kulit, perut
membesar akibat penumpukan lemak)
-
Acne/herawat
-
Hirsutism (penumbuhan bulu tubuh yang berlebihan)
-
Short stature (perawakan pendek akibat penutupan dini
cawan tulang rawan di ujung tulang panjang)
-
Perdarahan saluran cerna
-
Glaucoma (peningkatan tekanan di dalam bola mata yang
bila berkepanjangan dapat menyebabkan kebutaan)
-
Tekanan darah tinggi
-
Edema (penumpukan cairan dalam tubuh)
-
Perubahan perilaku (euforia atau depresi)
-
Muscle weakness
-
Diabetes, dan
lain-lain
Pelajari resep yang diberikan kepada anda,
tanyakan dan diskusikan obat-obatan yang diberikan, termasuk pertanyakan
indikasi pemberian steroid. Bila kondisi anak memerlukan steroid jangka
panjang, diskusikan cara mengurangi kemungkinan terjadinya efek samping di
atas.
Belum ada tanggapan untuk "BATUK & BRONKITIS & COUGH MIXTURE (obat batuk)?"
Posting Komentar