A. PENDAHULUAN
Munculnya pesaing-pesaing baru dalam ekonomi global menuntut adanya perluasan seperangkat ketrampilan yang “hard” (teknologi) dan “soft” (interpersonal dan komunikasi) secara seimbang. Ketrampilan yang diidentifikasikan oleh beberapa pengarang manajemen, meliputi manajemen informasi, sumber-sumber daya, hubungan dengan manusia, dan “self-management”. Titik awal, sudah tentu adalah ketrampilan dasar : membaca, menulis, berhitung, dan, yang paling penting adalah “kemampuan untuk terus-menerus belajar sepanjang hidup” (ability to learn continuously throughout life). Sebagai tambahan, pekerja “global” memerlukan fleksibilitas, kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan, mampu beradaptasi, berpikir kreatif, motivasi-diri, dan memiliki kapasitas refleksi.
Awalnya organisasi berupaya memperbaiki produk, pelayanan, dan inovasinya melalui “continues improvement” dan “breakthrough strategies”. Cara ini menghasilkan konsep yang dikenal dengan nama Total Quality Management (TQM) dan Business Process Reengineering. Namun organisasi menemukan fakta bahwa kegagalan atau juga keberhasilan program-program tadi sangat ditentukan oleh faktor manusia (human factors) seperti : ketrampilan, sikap dan budaya organisasi. Belajar , Pada tingkat individual : memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan ketrampilan. Pada tingkat organisasi : mengubah persepsi, visi, strategi, dan mengalihkan pengetahuan Pada tingkat individual dan organisasi : penemuan dan pembaharuan – penciptaan, penjajagan pengetahuan baru, pemahaman gagasan-gagasan baru.
Manfaat penting membangun organisasi belajar adalah mampu menghadapi tantangan perubahan dalam segala aspek lingkungan kehidupan dan menyesuaikan diri dengan perubahan itu agar tetap bertahan dan berkembang, mencapai kinerja yang tinggi dan memenangkan persaingan, dan memperbaiki kualitas dengan memunculkan inovasi.
Makalah ini mencoba mengupas lebih lanjut hal-hal berkaitan dengan membangun organisasi belajar, yang diawali definisi organisasi belajar, Mengapa perlu membangun organisasi belajar?, Ciri dan karakteristik organisasi belajar? ?, Kapan memulai dan Bagaimana organisasi belajar dibangun, Makalah ini diakhiri dengan catatan penutup.
B. DEFINISI ORGANISASI BELAJAR ?
Sebuah organisasi pembelajaran dapat digambarkan sebagai sebuah organisasi dimana orang-orang secara terus menerus memperluas kapasitas mereka untuk menciptakan hasil yang benar-benar mereka inginkan, dimana menggunakan pola pemikiran baru dan luas, dimana adanya kebebasan dalam menentukan cita-cita dan dimana orang-orang terus belajar bagaimana cara belajar bersama.
[1]
Organisasi pembelajaran memnggunakan prinsip pembagian kepemimpinan untuk memaksimalkan sumber mereka dan mengembangkan kapasitas kepemimpinan antar individu. Organisasi dapat digambarkan organisasi yang terus belajar dan berubah dengan sendirinya. Penjelasan mengenai perkembangan kepemimpinan menganggap pemimpin sebagai seorang pelatih, fasilitator dan pemandu. Gambaran mengenai kepemimpinan telah bergeser dari ahli, pengarah, dan pengendali menjadi katalisator, pemberi informasi dan koordinator. Kepemimpinan dalam organisasi pembelajaran berlandaskan pada kerjasama dan pendekatan kerjasama antar sesama rekan kerja.
Individu dan tindakan mereka merupakan dasar dari organisasi pembelajaran. Budaya organisasi, termasuk sejarah organisasi, visi dan misi, kebijakan resmi maupun tidak resmi dan tata cara, membentuk konteks bagi tindakan yang dilakukan oleh individu dan dampak yang dihasilkan oleh tindakan tersebut.
Organisasi yang belajar bersama dengan sungguh-sungguh dan senantiasa mentrasformasikan diri dengan mengumpulkan, mengelola dan menggunakan pengetahuan untuk keberhasilan usaha
[2]. Ia memberdayakan orang-orang baik di dalam maupun diluar organisasi, belajar sambil bekerja.
’Acquiring and applying knowledge, skills, values, beliefs and adtitudes that enhance the maintenance, growth and development of the organization’
[3]
Inti organisasi belajar adalah kemampuan organisasi untuk memanfaatkan kapasitas mental dari semua anggotanya guna menciptakan sejenis proses yang akan menyempurnakan organisasi .
Di samping itu ada satu definisi yang mencoba menguraikannya secara lebih komprehensif. "Organisasi belajar adalah organisasi yang di dalamnya terdapat sistem, mekanisme, dan proses, yang digunakan secara kontinyu oleh anggota-anggotanya guna meningkatkan kapabilitas sehingga mampu mencapai sasaran pribadinya dan komunitas di mana dia berpartisipasi"
[4]
Belum ada tanggapan untuk "MEMBANGUN ORGANISASI PEMBELAJARAN"
Posting Komentar